Umat KatolikTeminabuan Mengikuti Katekese Teladani St. Yusuf

TEMINABUAN, gardapapua.com —- Paroki St.Albertus Agung Teminabuan Kabupaten Sorong Selatan Papua Barat menggelar Katekese dengan Materi Kebajikan Santo Yusuf Pelindung Gereja Universal Berinspirasi dari ajaran Paus Fransiskus dalam surat Apostolik Patris Corde.

Kegiatan yang digelar di Gedung Gereja Paroki St Albertus Agung Teminabuan berlangsung sukses dan lancar berlangsung pada (11/3/2021).

Pastor Zepto Triffon Polii,Pr kesempatan itu menjelaskan bahwa kegiatan tersebut memiliki maksud dan bertujuan untuk melakukan katekese pembekalan sekaligus sosialisasi surat apostolic Paus Fransiskus Patris Corde yang terbit tanggal 8 Desember tahun 2020 untuk mencanangkan tahun Santo Yusuf yang berlangsung mulai tanggal 8 Desember 2020 hingga 8 Desember 2021 karena bulan Maret secara khusus merupakan bulan yang dipersembahkan untuk menghormati St.Yusuf dan dirayakan secara liturgis yaitu pada tanggal 19 Maret 2021.

Pada kesempatan hari ini pihaknya melakukan katekese sosialisasi dan pembekalan tentang apa yang menjadi refleksi Paus berdasakan kitab suci dan berdasarkan kondisi rill yang dihadapi dunia dalam masa masa ini ketika pandemi Covid 19 menghadapi dunia gereja dan masyarakat.

Dengan kegiatan ini Pastor berharap agar umat bukan hanya tahu atau mendapatkan Informasi tentang surat apostolic Patris Corde ini namun yang utama diharapkan agar umat belajar dari kebajikan kebajikan hidup Santo Yusuf yang merupakan bapa yang baik hati murah hati, lembut patuh dan setia berani dan menaruh perhatian khusus pada penyelenggaraan Allah.

Nilai nilai spritualitas dan penghayatan hidup Santo Yusuf ini hendak disegarkan kembali dan diangkat kembali supaya menjadi penghayatan hidup bagi para bapak dan Ibu dan seluruh umat.

“ Kebajikan kebajikan hidup inilah yang sering kali terlupakan dan mau diangkat kembali dalam kehidupan sehari hari contohnya St.Yusuf adalah bapak yang menerima ia adalah pribadi yang tidak lari dan menolak tetapi menghadapi semuanya dengan penuh kepasrahan dan penuh keberanian seperti tertulis dalam Kitab Suci St Yusuf mendapat mimpi pergilah ambil Maria sebagai Istri walaupun Maria sedang Mengandung atau perintah Allah pergilah ke Mesir, St Yusuf selalu patuh pada perintah Allah,”Ujarnya

Dalam kegiatan ini disampaikan sejumlah materi di antaranya Yusuf sebagai Bapak yang di kasihi, Yusuf sebagai bapak yang lembut Hati dan Yusuf sebagai bapak yang patuh dan setia kepada kehendak Allah, Yusuf sebagai bapak yang berani menghadapi dan berani menerimanya.

Dalam kegiatan ini dikuti oleh pengurus dewan paroki, pengurus lingkungan, pengurus organiasasi kategorial serta para guru yang beragama Katolik dilingkungan Paroki St Albertus Agung Teminabuan. [EB/RED]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *