Apresiasi Peran Perusahaan Membeli Hasil Tani dan Melaut Masyarakat, Ini Harapan Kadistrik Sumuri !
TELUK BINTUNI, gardapapua.com — Kepala Distrik Sumuri, Marsela Inanosa, menyampaikan apresiasinya terhadap peran perusahaan yang beroperasi di wilayah area ring 1 pada sektor pertambangan (Minyak dan Gas) dalam mendukung pemberdayaan masyarakat lokal.
Hal itu diwujudnyatakan melalui program penguatan ekonomi lokal dengan membeli hasil tani dan nelayan, adalah langkah strategis dalam mendukung kesejahteraan petani dan nelayan, serta menjaga stabilitas harga pangan lokal khususnya di area ring 1 wilayah operasi perusahaan.
Tindakan perusahaan yang membeli hasil tani dan melaut masyarakat lokal, dinilai merupakan langkah positif yang patut diapresiasi, karena turut serta memberikan dampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat setempat.
Marsela menjelaskan bahwa Metode pendekatan menyeluruh, dengan kehadiran perusahaan telah memberikan dampak positif, khususnya dalam membantu masyarakat kampung untuk mengembangkan potensi ekonomi lokal.
Meskipun sistem penyaluran hasil produksi masyarakat belum sepenuhnya terorganisir melalui kepala suku atau wadah koperasi, namun aktivitas ekonomi tetap berjalan baik secara individu maupun kelompok, menunjukkan bahwa sektor pertanian dan kelautan masyarakat lokal dan sektor investasi pertambangan dapat tumbuh berdampingan serta sama-sama memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.
Hal tersebut disampaikannya saat ditemui wartawan, pada Rabu (29/4/2029), di Kompleks Perkantoran Bupati, SP3, Teluk Bintuni.
“Di beberapa wilayah seperti Tofoi,Tanah Merah hingga saengga , masyarakat sudah mulai aktif menyuplai hasil kebun seperti sayur-mayur, kepiting, ikan, hingga udang. Hampir setiap hari ada aktivitas pengiriman stock pertanian dan kelautan menggunakan speed boat kepada pihak perusahaan,”Ucap Kadistrik Sumuri, Marsela Inanosa.
Oleh sebab itu, Kadistrik Sumuri berharap, pihak perusahaan dapat juga meningkatkan partisipasi pemberdayaan dan pendampingan bagi Masyarakat, melalui sosialisasi dan upaya menjaga kualitas hasil produksi pertanian dan hasil tangkap pada sektor perikanan.
“Memang belum produksi penuh, tapi sudah ada perhatian kepada masyarakat. Walaupun belum maksimal, tapi sudah menyentuh kebutuhan masyarakat,”Jelasnya.
Meski saat ini perusahaan masih dalam tahap pengembangan dan belum sepenuhnya berproduksi, perhatian terhadap masyarakat sudah mulai dirasakan.
Marsela juga mengakui bahwa proses pengajuan bantuan terkadang membutuhkan waktu, namun dalam kondisi mendesak, respons perusahaan dinilai cukup cepat. Ia mencontohkan, beberapa kebutuhan masyarakat dapat ditindaklanjuti hanya dalam waktu satu hingga dua hari.
Ia secara khusus menyampaikan terima kasih kepada pihak manajemen perusahaan, termasuk Genting Oil, yang dinilainya memiliki komitmen dalam membantu pembangunan di wilayah Distrik Sumuri, Kabupaten Teluk Bintuni.
“Saya berterima kasih kepada pihak manajemen yang selalu merespons kebutuhan masyarakat. Dalam waktu singkat mereka bisa langsung menindaklanjuti dengan peralatan yang memadai,”Ungkapnya.
Ke depan, Marsela berharap adanya pendampingan yang berkelanjutan bagi masyarakat, khususnya para petani, agar hasil produksi mereka dapat terus meningkat dan terserap oleh pasar, termasuk perusahaan-perusahaan yang beroperasi di wilayah tersebut.
“Harapan kami, masyarakat terus dibimbing agar apa yang mereka tanam dan hasilkan bisa memberikan manfaat bagi keluarga dan juga bisa menyuplai kebutuhan perusahaan. Dengan begitu, kesejahteraan petani bisa semakin meningkat,”Pungkasnya. [Ian/Red]
