Melalui Halal Bihalal, KAGAMA PB di R4 Pererat Persaudaraan dan Membangun Papua Barat

WAISAI, gardapapua,com — Jalinan tali persaudaraan janganlah kendor. Hal inilah yang ditonjolkan oleh Keluarga Alumni Gadjah Mada (KAGAMA) saat menggelar Halal bi halal, di Kabupaten Raja Ampat.

Kegiatan yang dilaksanakan pada, Jumat (5/7/2019) itu berlangsung meriah dan penuh hikmat persaudaraan, seraya mempererat persaudaraan KAGAMA Papua Barat.

Acara halal bihalal ini juga dihadiri, Muhiddin Umalelen,S.Sos Mec. dev selaku Asisten 1 Pemerintahan Setda kab. Raja Ampat, Lasiman. S. Sos Kadis Perhubungan Kab. Raja Ampat, DR,Yoseph Mirino Kadis Kebersihan dan pertamanan &nbsp, Lettu Inf Budi Santoso Pasi Log Kodim 1805/Raja Ampat Maaf wakapolres Raja Ampat, Kompol Anjar Purwoko selaku Wakapolres R4, Ketua Panitia Dr.Kenedi Ginting, dan Sekretaris pelaksana Sunarwan,Sejumlah Dokter Spesialis dan umum (Kagama), perwakilan tokoh agama muslim Kab Raja Ampat Ust. Afandi ahmad ,SPdi, Para Alumni Universitas Gadjah Mada Prov. Papua Barat, serta para Mahasiswa KKN UGM Yogya, di Raja Ampat.

Sekretaris kegiatan dan mewakili KAGAMA Papua barat Sunarwan, mengatakan, bahwa halal bihalal menjadi milik seluruh warga bangsa Indonesia di mana halal bihalal tidak hanya semata-mata mendengarkan tausiyah dan sebagainya namun sebagai bentuk wadah dimana dapat mempereratkan tali persaudaraan.

“Kita mempererat antar satu dengan yang lainnya bukan hanya sesama muslim namun sesama warga bangsa sesama warga manusia sesama umat manusia ukhuwah wathaniyah dan juga Syariah terbangun di antara kita,”Ucap Sekretaris kegiatan KAGAMA Papua Barat Sunarwan.

Lanjut Dia, bahwa menjadi bagian kegiatan yang dilaksanakan oleh kagama Papua Barat dimana diselanggarakan setiap momentum usai hari raya besar keagamaan baik dibulan ramadhan bagi muslim dan bulan natal dan tahun baru bagi umat Kristiani.

“Ini sebagai bentuk komitmen kita membangun semangat kebersamaan agama untuk melewati baris-baris dan garis-garis cara kita akan mengabaikan itu. semua ini kita lakukan karena di pundak kita masih mengemban amanah yang sangat besar menempel almamater pita UGM, dan menjadi panutan dalam kehidupan bersosial masyarakat, “Terangnya

Sembari menambahkan, lewat kegiatan ini pula, adalah sebagai cermin mengilhami Tri Dharma perguruan tinggi UGM.

“Selain halal bihalal ini untuk mempersatukan sebagai sarana untuk silaturahim Insya Allah besok Kagama akan melaksanakan bakti sosial dalam  masalah pengobatan massal direncanakan sunatan massal dilaksanakan di gedung rumah sakit dan Kampung Saporkren pengobatannya ini adalah agama di mana di tahun sebelumnya juga telah kita lakukan program yang sama mudah-mudahan program seperti ini akan kita laksanakan dari satu tempat yang satu ke tempat yang lainnya khususnya kepada saudara-saudara agama yang ada di Raja Ampat,”Beber Sunarwan.

“kami atas nama pengurus  Kagama menghaturkan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya atas bantuan dukungan moril dukungan lain-lain sehingga kegiatan ini bisa dapat berjalan sebagaimana manai mestinya dan menurut hemat kami sudah sangat luar biasa bapak Sekda dan juga abang kita semua,”Tambahnya mengungkapkan.

Sementara itu, Sekda Raja Ampat  DR,Yusup, Salim,M,Si mengatakan, bahwa sangat mengapresiasi jalannya rangkaian pelaksanaan halal bihalal ini, sebab menjadi sebuah penghormatan bagi Pemerintah Daerah dan masyarakat secara khusus, karena dianggap sekaligus dalam mempromosikan wisata di Raja Ampat.

“Saat ini hadir ditengah-tengah kita ini ada beberapa teman-teman dari pers, yang pasti besok pagi sudah jadi cerita baik koran dan elektronik, sehingga melalui kegiatan ini menjadi cermin baik bagi raja ampat, “Imbuhnya

” Saya juga sampaikan bahwa apa yang dibuat Kagama ini adalah jadi contoh untuk semua saya senang sekali mendengar bahwa ketua Kagama ini dari nasrani karena ini adalah salah satu contoh besar yang kita berikan bahwa didalam Kagama ini ada NKRI yang kuat dimana di jaman ini karena kepentingan Politik sebagai Identitas,”Ujarnya menambahkan

Sekda Salim, lalu berharap dan mengajak kepada masyarakat sesama manusia wajib mengimplementasi apa yang dari Amal ibadah dan memberikan contoh kepada yang lain agar mampu meningkatkan nilai kebersamaan dan persaudaraan. [DM/Red]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *