Ramadhan 1440 H, BPOM Manokwari Sidak Jajanan Takjil Pinggir Jalan

MANOKWARI, gardapapua.com — Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Kota Manokwari, Provinsi Papua Barat, melakukan sidak terhadap jajanan takjil yang dijual pedagang di beberapa titik di Kota Manokwari.

Salah satunya pada deretan jajanan takjil atau menu berbuka puasa yang dijejerkan disepanjang jalan sanggeng, Kota Manokwari.

Kegiatan yang dilaksanakan pada Rabu (8/5/2019) sore sekira pukul 16.00 wit hingga jelang waktu berbuka puasa 18.00 wit, tim BPOM Manokwari di kesempatan itu, berhasil memeriksa 160 sampel makanan dan minuman yang diduga mengandung sejumlah bahan – bahan pengawet, pewarna, pemanis dan zat berbahaya lainnya.

” Pemeriksaan Ta’jil ini dilakukan 160 sampel makanan dan minuman. Terdiri dari makanan sejenis kue, kudapan dan gorengan dari berbagai jenis sekitar 121 sampel dan minuman 20 sampel dan makanan jadi berupa lauk sebanyak 19 sampel dari jumlah total 22 pedagang atau penjual jajanan takjil, “Terang Kepala Balai POM di Manokwari Mojaza Sirait, S.Si., Apt, kepada awak media, Rabu (8/5/2019).

Kepala BPOM Manokwari didampingi staff saat menyampaikan hasil uji lab kilat makanan dan minuman Takjil

Dia melanjutkan, bahwa pihaknya selama setiap minggu di bulan ramadhan 1440 hijriah di tahun 2019, akan rutin melakukan pemeriksaaan sejumlah makanan dan minuman yang muncul dadakan di pinggir jalan atau emperan toko bersama dinas terkait yakni dinas kesehatan.

” Jadi ini merupakan langkah – langkah dan tugas kita untuk menjamin saudara – saudara kita yang muslim dari mengkonsumsi makanan unsur haram jadi jangan sampai salah, “Ucapnya

Selain itu, Tim BPOM juga akan mengontrol tanggal kadaluarsa setiap makanan wajib kurang dari enam (6) bulan. juga akan menyidak makanan yang telah di siapkan dalam bentuk parcel.

” Kadang parcel ini sudah dibungkus sedemikiannya. Sehingga mungkin dikira tidak diperiksa itupun akan kita perikasa, jangan sampai melanggar aturan dan merugikan masyarakat, “Tegasnya

Dia lalu membeberkan, bahwa langkah ini tak hanya di lakukan Ibukota Provinsi Papua Barat, Kota Manokwari, tetapi akan dilaksanakan di beberapa kabupaten /kota lainnya di Papua Barat dipastikan akan dikunjungi tim balai BPOM.

” Jadi Kita rencananya akan mengunjungi Rajaampat, Fakfak, Sorong dan beberapa kabupate lainnya kalau nanti cukup waktu kita akan melakukan peninjauan pengawasan langsung kelapangan, “Bebernya

Sementara dari uji sampel di lab keliling yang diuji, tidak ditemukan ada makanan yang mengandung bahan beracun ataupun berbahaya untuk dikonsumsi warga, atau telah dinyatakan negatif dan bebas dari zat pengawet, pewarna, pemanis, dan zat berbahaya lainnya, Kepala BPOM Manokwari tetap mengingatkan warga masyarakat khususunya umat Muslim untuk berhati – hati memilih jajanan Takjil menu jelang berbuka puasa.

” Sementara dari uji sampel pada lab kilat atau keliling ini hasil pengujian tersebut dinyatakan negatif, atau aman dikonsumsi. Namun harapan kami dan semoga ini berjalan dengan baik nantinya, masyarakat tetap berhati – hati memilih makanan dan minuman jajanan menu berbuka puasa, “Tukasnya. [Ian]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *