DaerahGarda Papua BaratGarda Teluk BintuniHUMANISRegionalReligi

Penutupan Raker I FGM 2026 : Pemkab Teluk Bintuni Tekankan Sinergi Generasi Muda GKI yang Beriman Berkarakter dan Peduli Membangun Tanah Papua

TELUK BINTUNI, gardapapua.com —Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni memandang generasi muda, secara khusus pemuda kristiani dalam wadah Gereja Kristen Injil (GKI) di Tanah Papua sebagai bagian penting dari masa depan daerah dan Tanah Papua.

Hal tersebut disampaikan Bupati Teluk Bintuni Yohanis Manibuy dalam sambutan tertulis yang dibacakan Asisten III Setda Teluk Bintuni, Jacomina Jane M. Fimbay, pada penutupan Rapat Kerja I DPP Forum Generasi Muda GKI di Tanah Papua di Kabupaten Teluk Bintuni, pada Jumat (30/10/2026), malam.

Dalam kesempatan itu, Atas nama Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni, Bupati menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh panitia dan peserta yang telah menyukseskan kegiatan tersebut.

“Kami merasa terhormat karena Kabupaten Teluk Bintuni dipercaya menjadi tempat bagi pertemuan, pertukaran gagasan, dan penguatan komitmen pelayanan generasi muda GKI di Tanah Papua,”Ucap Asisten III Setda Teluk Bintuni, Jane M. Fimbay, membacakan sambutan tertulis Bupati.

Dalam sambutan itu, ia menyebut berbagai kesan dan apresiasi positif yang diterima selama penyelenggaraan Raker menjadi kehormatan dan kebanggaan bagi pemerintah daerah, panitia, dan masyarakat.

“Kiranya kehangatan selama berada di Tanah Sisar Matiti menjadi kenangan indah yang semakin mempererat persaudaraan kita,”Kata Jane.

Lebih lanjut, Bupati juga menegaskan pentingnya sinergi berkelanjutan antara pemerintah daerah, gereja, dan organisasi kepemudaan dalam pembinaan generasi muda.

“Sinergi ini diperlukan agar pembinaan generasi muda dapat memperkuat iman dan karakter, meningkatkan kapasitas dan kepemimpinan, serta menumbuhkan kepedulian terhadap persoalan sosial dan pembangunan,”Lanjut Jane menegaskan harapan Bupati.

Menurutnya, Raker I DPP Forum Generasi Muda GKI di Tanah Papua merupakan momentum strategis untuk menyatukan visi, memperkuat komitmen pelayanan, dan memastikan pemuda GKI memiliki peran nyata dalam membangun gereja, masyarakat, dan bangsa.

Ia juga berharap, agar pelaksanaan Raker FGM GKI se-Tanah Papua selama dua hari menghasilkan program kerja dan rekomendasi yang terarah, terukur, serta mampu menjawab kebutuhan dan tantangan generasi muda Kristen di Tanah Papua melalui program nyata yang bermanfaat bagi pemuda dan masyarakat di setiap daerah pelayanan. [Ian/Red]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *