Pemerataan Pembangunan, Bupati Yohanis Manibuy Pacu Realisasi Infrastruktur Akses Jalan di Wilayah Moskona
MANOKWARI, gardapapua.com — Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni, dibawah kepimpinan Bupati Yohanis Manibuy menegaskan komitmennya untuk mempercepat pembangunan infrastruktur dasar dan konektivitas jalan yang menghubungkan wilayah pegunungan Moskona, Teluk Bintuni.
“Dalam program tahun 2026 ini, kami Pemkab Teluk Bintuni melalui instansi teknis terkait akan menjawab dengan pembangunan ruas jalan Jagiro (Moskona Selatan) mengarah ke Wilayah Moskona Barat. Perencanaannya cukup besar, dan ini kita buat skema multiyears, jadi sekiranya dalam 1 – 2 tahun kedepan akses jalan utama di wilayah ini sudah bisa terbuka,”Ucap Bupati Teluk Bintuni, Yohanis Manibuy, di Makodam XVIII Kasuari usai menyaksikan upacara inkrar janji kembali ke NKRI eks simpatisan dan anggota Kodap IV Soraya, pada Kamis (25/6/2026).
Ia menegaskan pemerataan pembangunan harus menyentuh semua lapisan. Bukan hanya pesisir, tapi juga pegunungan yang selama ini sulit dijangkau. Bupati Yohanis Manibuy bahkan mengaku, bahwa dirinya pernah berjalan kaki hingga Kampung Inofina, Moskona Utara jauh.
“Lalu kalau kondisi keuangan memungkinan, di agenda kerja selanjutnya kami akan buka akses jalan lagi dari wilayah Moskona Barat – Moskoja Utara, dan bahkan keinginan saya bisa sampai tembus ke wilayah Moskona Utara jauh, tembus paling tidak ke kampung inofina. Saya beberapa waktu lalu sudah pernah berjalan kaki sampai ke wilayah ini,”Ujar Yohanis Manibuy.
Fokus utama berada pada proyek pelebaran dan pembukaan akses jalan Moskona Selatan menuju Muskona Barat. Proyek ini masuk kategori skala besar, dengan target penyelesaian satu hingga dua tahun kedepannya.
“Juga nanti akses jalan dari Moyeba menuju ke perbatasan Maybrat kita akan dorong dan upayakan. Hanya tentu kami butuhkan dukungan dari Bapak Gubernur, agar beberapa ruas akses jalan yang masuk ruas provinsi, berikut pembangunan jembatan kalau bisa tolong dibantu, agar kami Teluk Bintuni juga dengan program pembangunan akses jalan yang direncanakan dapat tersinkronisasi semua akses jalan dengan cepat dan tepat sesuai skala prioritas pembangunan daerah,”Terang Bupati.
Tujuan jangka panjangnya adalah menciptakan jalur tembus antarwilayah yang akan mempermudah mobilitas dan distribusi barang bagi Masyarakat setempat. Dinas PUPR, kata Bupati, saat ini tengah melakukan survei teknis untuk memastikan kemungkinan jalur tersebut.
Meski demikian, Pemerintah daerah mengakui peran masyarakat lokal dalam menentukan kelayakan medan. Karena itu, Dinas PUPR diminta segera mematangkan rencana berdasarkan masukan warga sebelum eksekusi dilakukan.

Program lain yang disiapkan adalah pembangunan jalan menuju wilayah perbatasan yakni daerah Maybrat dan bahkan Aifat, yang merupakan wilayah sebagai akses perbatasan dengan Teluk Bintuni.
Tak hanya pembukaan jalur baru, peningkatan kualitas jalan dari wilayah tersebut menuju Moskona Timur juga masuk agenda tahun ini. Langkah ini ditujukan untuk memperkuat konektivitas internal kabupaten.
Dengan rangkaian proyek ini, pemerintah daerah berharap akses antarwilayah menjadi lebih terbuka. Sebab dengan terbukanya akses antarwilayah, Pemkab Teluk Bintuni berharap roda ekonomi dan pelayanan publik di Moskona perlahan hidup. Bagi Yohanis, membangun jalan berarti membangun harapan. [Ian/Red]
