CPP Dorong Maskapai Garuda Buka Kembali Rute Penerbangan di Wilayah Papua Barat dan Papua
JAKARTA, gardapapua.con — Aspirasi masyarakat Papua agar PT. Garuda Indonesia (Persero),Tbk segera membuka kembali penerbangan langsung ke sejumlah wilayah di Papua kembali menguat.
Dorongan itu disampaikan Cendekiawan Perempuan Papua (CPP) dalam pertemuan dengan Direktur Utama Garuda Indonesia, Letjen TNI (Purn.) Glenny Kairupan, bertempat di Kantor Pusat Garuda, Jalan Kebon Sirih, Jakarta, pada Jumat (7/8/2026).
Hadir dalam pertemuan tersebut Ketua Umum CPP Rosaline Rumaseuw, Wakil Ketua Umum III Wendi Hagemur, Bendahara Umum Violeta Cathrine, Ketua CPP Sulawesi Utara, Sekretaris, serta Pembina CPP Prof. Dr. Hj. Anna Mariana, SH.,MH.,MBA.

CPP menilai kehadiran Garuda sangat strategis untuk menjamin kelancaran transportasi udara, baik bagi mobilitas masyarakat maupun kebutuhan industri di kawasan timur Indonesia. Beberapa rute yang pernah dilayani Garuda, seperti Makassar–Manokwari dan Manokwari–Biak, dinilai masih memiliki potensi besar untuk diaktifkan kembali.
“Kerinduan kami, Garuda bisa masuk lagi di daerah-daerah yang dulu pernah ada namun kini sudah tidak beroperasi. Kehadiran CPP secara kelembagaan adalah bentuk dukungan terhadap program kerja pemerintah daerah dan menjadi perpanjangan tangan dalam menyampaikan aspirasi ini,”Ucap Ketua Umum CPP Rosaline Rumaseuw, kepada media.
CPP secara khusus mendorong Garuda membuka kembali rute ke Bandara Rendani, Manokwari. Menurutnya, infrastruktur landas pacu di bandara tersebut telah memenuhi standar operasional sehingga layak dilayani maskapai berbadan besar.
Menanggapi aspirasi tersebut, pihak Garuda menyatakan akan melakukan evaluasi terhadap tingkat keterisian penumpang atau load factor serta kelayakan bisnis sebelum membuka kembali rute.
“Yang disampaikan Bapak Dirut tadi, sudah dipikirkan untuk ada kerja sama. Pengadaan pesawat Garuda nantinya akan dipertimbangkan untuk masuk ke Biak, Manokwari, dan daerah-daerah Papua lain yang sebelumnya pernah dilayani,” jelas Rosaline.
Untuk rute Biak, Garuda menekankan perlunya dukungan ekosistem pariwisata dari pemerintah daerah agar okupansi penerbangan dapat terjaga. Rosaline menyebut, peningkatan kunjungan wisatawan ke Biak akan memperkuat justifikasi pembukaan rute secara komersial.
CPP berharap, dengan terbukanya kembali konektivitas langsung, akses masyarakat Papua Barat dan Papua ke Jakarta serta pusat ekonomi lainnya dapat lebih cepat, efisien, dan terjangkau. [Ian/Red]
