DaerahGarda Papua BaratGarda Teluk BintuniHUMANISNasionalPendidikan

Penyaluran Bansos Pendidikan Otsus Merata, Mahasiswa Bintuni Apresiasi Bupati Teluk Bintuni 

TELUK BINTUNI, gardapapua.com — Gelombang apresiasi datang dari berbagai kota studi. Mahasiswa asal Kabupaten Teluk Bintuni yang tengah menempuh pendidikan di Kota Jayapura, Sorong, hingga Wilayah Teluk Bintuni sendiri, menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni, khususnya kepada Bupati Teluk Bintuni, Yohanis Manibuy, atas kebijakan penyaluran bantuan pendidikan yang bersumber dari dana Otonomi Khusus (Otsus) yang dinilai merata dan berkelanjutan.

Apresiasi tersebut disampaikan tiga perwakilan mahasiswa, Rabu malam (16/9/2026), yakni Ketua Ikatan Mahasiswa Teluk Bintuni Kota Studi Jayapura Yance Orocomna, Ketua Ikatan Mahasiswa Suku Moskona Edison Orocomna, dan Ketua Ikatan Mahasiswa Teluk Bintuni Kota Studi Sorong Raya Agustinus Ibori.

Menurut mereka, kehadiran negara melalui kebijakan pendidikan di era kepemimpinan Bupati saat ini benar-benar dirasakan hingga ke asrama-asrama mahasiswa.

Yance Orocomna, mahasiswa semester 8 Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Cenderawasih Jayapura, menegaskan bahwa bantuan tersebut sangat membantu keberlangsungan studi mahasiswa di perantauan.

“Mewakili teman-teman, mengucapkan terima kasih kepada pemerintah daerah dalam hal ini Bupati Teluk Bintuni, yang telah memberikan bantuan berupa bansos dari dana Otsus kepada teman-teman mahasiswa di kota studi Jayapura,”Ujar Yance Orocomna.

Ia menilai kebijakan ini adalah wujud nyata keberpihakan kepala daerah terhadap generasi muda. Bantuan yang disalurkan sejak 2025 dan berlanjut pada 2026 ini menjaga asa ribuan mahasiswa untuk tetap kuliah tanpa harus terbebani biaya.

Harapan serupa disampaikan Agustinus Ibori, mahasiswa semester 5 Ilmu Pemerintahan UNIMUDA Sorong.

“Mewakili teman-teman, kami mengucapkan terima kasih karena dari dulu sampai saat ini masih bantu kita untuk bansos beasiswa,”Kata Agustinus.

Bagi mereka, kebijakan yang merata ke semua kota studi menunjukkan prinsip keadilan dan pemerataan pembangunan sumber daya manusia yang dijalankan Bupati Teluk Bintuni.

Tidak hanya berterima kasih, para mahasiswa juga menyatakan komitmen untuk membalas kebijakan tersebut dengan pengabdian. Mereka berjanji akan kembali ke Teluk Bintuni setelah menyelesaikan pendidikan untuk berkontribusi membangun daerah.

“Mohon dukungan dari pemerintah daerah dalam hal ini Bapak Bupati untuk terus memperhatikan mahasiswa di setiap kota studi,”Tambah Yance.

Sementara itu, terkait penyaluran tahap II tahun 2026 yang saat ini dinantikan untuk pembayaran SPP dan registrasi, Staf Khusus Kepala Dinas Pendidikan Teluk Bintuni Darius Susure,S.IK, menjelaskan bahwa pemerintah memastikan tidak ada mahasiswa yang terlewat.

Untuk tahap I yang telah cair pada Maret 2026, pagu anggarannya mencapai Rp.25 miliar lebih untuk 3.020 mahasiswa penerima.

“Untuk tahap II ini masih dalam proses penginputan, karena mekanisme pencairannya kolektif. Maka semua data mahasiswa setiap kota studi beserta berkas-berkasnya harus dipastikan lengkap agar terbayar seluruhnya. Tak ada mahasiswa yang tak terbayarkan,”Tegas Darius Susure.

Dengan tata kelola yang hati-hati dan berkeadilan ini, mahasiswa menilai kebijakan bansos Otsus di bawah kepemimpinan Bupati Teluk Bintuni, Yohanis Manibuy, telah menjadi fondasi penting dalam menyiapkan SDM unggul Teluk Bintuni, tanah sisar matiti, yang kelak akan menjadi motor pembangunan daerah. [Ian/Red]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *