DaerahGarda ManokwariGarda Papua BaratHeadline newsHukum dan KriminalHUMANISOlahraga

Pantauan Lapangan, Aparat Gabungan Mulai Berjaga di Area Lokasi Musorprovlub KONI Papua Barat

MANOKWARI, gardapapua.com — Hari penentuan bagi kebangkitan olahraga Papua Barat akhirnya tiba. Kamis, 17 September 2026, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Papua Barat, bakal menggelar Musyawarah Olahraga Provinsi Luar Biasa (Musorprovlub).

Agenda besar ini bukan sekadar pertemuan formal. Ini adalah puncak dari tahapan panjang verifikasi dan validasi berkas dua bakal calon Ketua Umum KONI Papua Barat periode 2026-2030, yaitu Yosias Saroy dan Mohamad Lakotani, yang akan memperebutkan kursi pimpinan untuk membawa olahraga Papua Barat empat tahun ke depan.

Menjelang pembukaan Musorprovlub, sinergitas aparat keamanan terlihat solid. Sejak pukul 07.00 WIT, area di sekitar lokasi kegiatan, Hotel Swiss-Belhotel Manokwari, telah disterilkan.

Demikian hal ini, sesuai koordinasi Ketua Karateker KONI Papua Barat Yohanes Sorbu dengan aparat keamanan, personel gabungan dari Kepolisian dan TNI, sejak beberapa hari lalu.

Sementara pantauan media ini di lapangan, sejumlah polisi berpakaian dinas sudah berjaga dan mensterilkan lalu lintas di depan lokasi pelaksanaan kegiatan.

Pengamanan diperkuat dengan kehadiran 1 unit mobil taktis Barakuda, kendaraan patroli, serta personel Brimob dan TNI, yang menyisir area hotel untuk memastikan lokasi benar-benar aman.

Langkah ini diambil bukan karena ada ancaman, melainkan sebagai bentuk antisipasi profesional. Aparat hadir untuk tiga tujuan utama: mencegah potensi gesekan antar pendukung, menjaga ketertiban para peserta, dan memastikan arus lalu lintas di sekitar hotel tetap lancar tanpa mengganggu ketertiban umum.

Kehadiran aparat gabungan ini justru memberi rasa aman bagi seluruh peserta agar dapat berfokus pada substansi musyawarah.

Musorprovlub kali ini mengusung tema yang sarat makna persatuan, yakni : “Mempersatukan dengan Kasih, Menuju Prestasi Olahraga Papua Barat yang Dibanggakan di Forum Nasional dan Internasional.”

Makna tema tersebut, menjadi pengingat bahwa di atas kompetisi pemilihan ketua, ada tujuan yang lebih besar, yakni prestasi olahraga Papua Barat.

Berdasarkan data panitia, sebanyak 44 cabang olahraga (cabor) serta jajaran keterwakilan pengurus KONI Kabupaten/Kota se-Papua Barat yang memiliki hak suara sah berdasarkan ketentuan, bakal memilih dalam ajang kegiatan ini. Mereka akan menjadi penentu siapa yang akan memimpin gerbong pembinaan prestasi Papua Barat periode 2026-2030.

Dengan lokasi yang telah steril, pengamanan yang sinergis, dan peserta yang lengkap, Musorprovlub KONI Papua Barat 2026 diharapkan berjalan kondusif, demokratis, dan menghasilkan kepemimpinan yang mampu mempersatukan seluruh insan olahraga untuk meraih prestasi di panggung nasional hingga internasional. [Ian/Red]

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *