Melalui Regenerasi dan Kerja Nyata, Samaun Dahlan Tantang Kader Golkar Teluk Bintuni Rebut Kembali Kursi Ketua DPRK
TELUK BINTUNI, gardapapua.com — Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Papua Barat, Samaun Dahlan, menegaskan bahwa kader dan pengurus Partai Golkar Kabupaten Teluk Bintuni harus solid dan kompak agar kembali menjadi kekuatan politik utama.
Target paling konkretnya adalah merebut kembali kursi Ketua DPRK Teluk Bintuni pada Pemilihan Legislatif 2029 mendatang.
Pernyataan itu disampaikan Samaun dalam pembukaan Musyawarah Daerah V DPD Partai Golkar Kabupaten Teluk Bintuni, Jumat (21/8/2026) di gedung Sisar Matiti, SP5, Teluk Bintuni.

Walau ditengah dinamika politik yang terus berubah, persaingan antarpartai yang semakin kompetitif, serta munculnya kekuatan politik baru, Partai Golkar Teluk Bintuni di minta mampu mempertahankan posisi strategisnya.
“Kita tidak boleh berhenti di sini. Oleh sebab itu harus solid, merangkul semua pihak, membangun komunikasi politik yang luas, dekat dengan rakyat, agar Kursi Ketua DPRK Teluk Bintuni harus kita rebut kembali! Ini bukan sekadar ambisi politik. Ini adalah target organisasi,”Tegas Samaun Dahlan.
Dalam kesempatan itu, Samaun juga menyampaikan apresiasi khusus kepada Yohanis Manibuy yang baru saja menyelesaikan masa baktinya sebagai Ketua DPD Golkar Teluk Bintuni dan kini mengemban amanah sebagai Bupati Teluk Bintuni.
“Dari Bapak Yohanis Manibuy kita belajar tentang loyalitas. Beliau pernah maju dalam Pilkada tanpa didukung partai, tetapi tidak sedikit pun mengurangi rasa cinta dan kebanggaannya kepada Partai Golkar. Bagi kami, perjalanan politik beliau adalah bagian dari proses pengabdian yang harus kita hormati bersama,”Ujarnya.
Dalam kesempatannya, Samaun menekankan, tiga pilar kemenangan, agar Kader dan Pengurus Partai Golkar Teluk Bintuni, kian dekat dengan Rakyat, Regenerasi, dan Kerja Nyata.
Tujuannya, adalah untuk mewujudkan target merebut kursi pimpinan legislatif, Golkar tidak bisa hanya mengandalkan sejarah besar partai.
“Kita harus merebut hati rakyat. Caranya dengan kerja keras, hadir lebih dekat dengan masyarakat, membuka ruang lebih besar bagi generasi muda dan perempuan, serta memperkuat struktur partai sampai ke tingkat kampung,”Katanya.
Yang paling penting, lanjut Samaun, adalah membuktikan bahwa kader-kader Golkar mampu memberikan manfaat nyata bagi rakyat. Karena itu, target merebut kembali kursi Ketua DPRK dimasukkan ke dalam semangat regenerasi yang menjadi roh Musda V kali ini.
Sebagaimana Musda V mengusung tema : “Regenerasi untuk Melanjutkan Pengabdian yakni Golkar Bekerja dengan Hati, Merebut Hati Rakyat, Bersama Generasi Muda Mewujudkan Teluk Bintuni SERASI”, dan dipertegas dengan sub tema : “Dari Karya Nyata menuju Regenerasi Kepemimpinan; Membangun Golkar yang Terbuka, Modern dan Dicintai Masyarakat, serta Menjadikan Politik sebagai Jalan bagi Generasi Muda untuk Memperjuangkan Hak, Harapan dan Masa Depan Teluk Bintuni”, maka sudah selayaknya, kebangkitan Golkar Teluk Bintuni harus di wujudnyatakan dalam meraih kemenangan bersama rakyat.
“Regenerasi berarti kita menyiapkan generasi penerus. Pengabdian berarti jabatan adalah amanah, bukan tujuan akhir. Dan rakyat berarti seluruh aktivitas politik kita harus kembali untuk kepentingan masyarakat,” jelasnya.
Ia menegaskan, regenerasi di Golkar bukan sekadar pergantian orang. Regenerasi adalah proses menyiapkan pemimpin baru yang memiliki kapasitas, integritas, keberanian, dan hati untuk bekerja bagi rakyat.
Samaun juga menyebut Musda V bukan hanya urusan internal Golkar. Forum ini merupakan bagian dari percakapan besar tentang masa depan Teluk Bintuni.
“Karena itu, kehadiran pemerintah, masyarakat, tokoh adat, dunia usaha, dan partai politik lain sangat penting. Golkar ingin menjadi partai yang bekerja dengan hati dan hadir untuk semua,” tutupnya.
Dengan semangat “SERASI”, Partai Golkar Teluk Bintuni kini menatap 2029. Bukan hanya untuk menang, tetapi untuk kembali memimpin dan membuktikan bahwa politik adalah jalan pengabdian bagi mewujudkan kesejahteraan bersama rakyat. [Ian/Red]
