Channel YoutubeDaerahGarda Teluk BintuniHUMANISNasional

Dibawah Langit Cerah Negeri Sisar Matiti, Sang Saka Merah Putih Berkibar Sempurna di HUT RI Ke-81 Tahun 2026

 

TELUK BINTUNI, gardapapua.com — Langit putih cerah membentang sempurna di atas Lapangan gelanggang Argosigemerai, SP 5, Kabupaten Teluk Bintuni.

Di bawah tatapan khidmat ribuan masyarakat, Sang Saka Merah Putih akhirnya berkibar gagah tepat pukul 09.00 WIT, mengiringi peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, pada Senin (17/8/2026),pagi.

Upacara peringatan detik-detik Proklamasi berlangsung khidmat dan tertib. Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Bupati Teluk Bintuni Yohanis Manibuy,S.E.,M.H.

Upacara yang digelar dalam rangka memperingati 81 tahun Kemerdekaan Republik Indonesia tersebut diikuti unsur pemerintah daerah, TNI-Polri, pelajar, organisasi kemasyarakatan, serta berbagai elemen masyarakat.

Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kabupaten Teluk Bintuni, sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat semangat persatuan dan nasionalisme masyarakat.

Sebanyak 41 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka atau Paskibraka Teluk Bintuni yang sebelumnya telah dikukuhkan pada sabtu (15/8), menjalankan tugas dengan penuh disiplin dan tanggung jawab. Sorak kagum hadirin pecah ketika bendera berhasil dikibarkan tanpa kendala, tepat diiringi lagu Indonesia Raya oleh kelompok paduan suara.

Kegiatan pengibaran bendera bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan penegasan kembali komitmen kebangsaan seluruh anak bangsa di Tanah Sisar Matiti.

Di bawah langit cerah ini, Merah Putih berkibar sebagai simbol kedaulatan, persatuan, dan harapan, dalam mengenang jasa para pahlawan yang telah mengorbankan jiwa dan raganya untuk meraih kemerdekaan HUT RI ke 81, tahun 2026.

Detik-detik hening mengheningkan cipta dipimpin langsung oleh Inspektur Upacara menjadi momen paling mengharu. Seluruh peserta menunduk, mengenang jasa para kusuma bangsa yang gugur demi kemerdekaan.

Mengusung tema nasional “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”, seluruh elemen masyarakat menerjemahkan semangat kemerdekaan ke dalam kerja nyata.

Sebagaimana diketahui, dibawah pemerintahan Yohanis Manibuy dan Joko Lingara sebagai Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Teluk Bintuni, terus berkomitmen menghadirkan pembangunan yang merata. Mulai dari penguatan infrastruktur dasar, peningkatan kualitas SDM melalui program pendidikan dan layanan kesehatan, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat, dan pembangunan infrastruktur dasar di wilayah pesisir dan pegunungan.

Dengan berkibarnya Sang Saka Merah Putih di bawah langit cerah Sisar Matiti, Pemerintah dan masyarakat Kabupaten Teluk Bintuni menegaskan satu pesan, yakni menjaga kemerdekaan adalah tugas bersama, dan mengisinya dengan karya nyata adalah wujud cinta kepada negeri.

Sekedar dijktahui, bahwa Komandan Upacara penurunan bendera dalam kesempatan itu adalah Ipda Adrian Jovian, S.TR.K. Dia merupakan lulusan Akademi Kepolisian Tahun 2024. Saat ini menjabat sebagai Kanit Idik 2 Satreskrim Polres Teluk Bintuni.

Komandan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka adalah Ipda Jeremia Haengky Ondo Purba, S.TR.IK., merupakan lulusan Akademi Kepolisian Tahun 2025 B. Saat ini menjabat sebagai Pamapta 3 SPKT Polres Teluk Bintuni.

Adapun Pasukan Pengibar Bendera Pusaka yang bertugas pada upacara ini merupakan siswa-siswi terbaik di Kab. Teluk Bintuni, yang terdiri dari, pembawa baki adalah Novenda Soway, anak dari Bapak Fransiskus A. Soway dan Ibu Sovia Souripet. Merupakan siswi SMA Negeri 1 Bintuni.

Pengerek bendera pusaka adalah Miftakhul Asyraf Yasir, anak dari Bapak Miftakul Huda dan Ibu Fi. Merupakan siswa SMA Negeri 1 Bintuni.

Selanjutnya, pembentang bendera pusaka adalah Acomis Yeniko Tubes, anak dari Bapak Elisa Tubes dan Ibu Sisilia Imeri. Merupakan siswa SMK Negeri 1 Bintuni. Sementara pembawa bendera pusaka adalah Abdul Muhammad Iribaram, merupakan anak dari Bapak Harjo Iribaram dan Ibu Sitti Sahara Nabi. Merupakan siswa SMA Muhammadiyah Bintuni.
[Ian/Red]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *