Sat Polairud Bintuni Edukasi 100 Siswa SMP Harmoni Soal Keselamatan Bahari
TELUK BINTUNI, gardapapua.com – Satuan Polisi Perairan dan Udara (Sat Polairud) Polres Teluk Bintuni memperkuat sinergi dengan dunia pendidikan sekaligus membangun kesadaran generasi muda mengenai keselamatan, keamanan, serta pentingnya menjaga kelestarian lingkungan perairan.
Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan edukasi bahari kepada sekitar 100 siswa-siswi SMP Harmoni, yang digelar pada Selasa (29/09/2026) mulai pukul 10.00 WIT di Mako Sat Polairud Polres Teluk Bintuni.
Kegiatan yang diikuti siswa kelas VII, VIII, dan IX bersama para guru pendamping ini menjadi bagian dari pendekatan edukatif dan humanis kepolisian untuk menanamkan kesadaran keselamatan sejak usia sekolah.
Kapolres Teluk Bintuni AKBP Marully Rachmat Azwar, S.H., S.I.K., M.M., melalui Kasat Polairud Polres Teluk Bintuni Iptu Safril, S.H., M.H., mengatakan, pengenalan tugas kepolisian perairan kepada pelajar sangat penting mengingat karakteristik Teluk Bintuni sebagai wilayah pesisir dengan aktivitas masyarakat yang lekat dengan laut.
“Kami ingin adik-adik pelajar tidak hanya mengenal siapa Polairud, tetapi juga menjadi agen keselamatan bahari. Mengingat mobilitas masyarakat pesisir tinggi, kesadaran keselamatan laut dan kepatuhan hukum harus dibentuk sejak bangku sekolah,”Ucap Kasat Polairud, Iptu Safril.
Dalam kegiatan tersebut, personel Sat Polairud memperkenalkan enam tugas utama Polairud secara komunikatif, yakni: patroli perairan untuk menjaga keamanan laut, sungai dan pesisir; penegakan hukum terhadap tindak pidana dan pelanggaran di wilayah perairan; Search and Rescue (SAR) untuk pertolongan dan penyelamatan saat kecelakaan di perairan; pembinaan masyarakat melalui edukasi kepada nelayan, masyarakat pesisir dan pelajar; pengawasan pelabuhan guna mendukung keamanan dan kelancaran aktivitas; serta pelestarian lingkungan perairan untuk menjaga ekosistem dan sumber daya laut.
Selain materi kelembagaan, personel juga menyampaikan lima pesan kamtibmas terkait keselamatan. Para siswa diingatkan untuk tidak berenang atau bermain di perairan tanpa pengawasan orang dewasa, serta wajib menggunakan life jacket atau jaket pelampung saat beraktivitas dengan transportasi air.
Pelajar juga diajak untuk menjauhi narkoba, minuman keras, dan kenakalan remaja, bijak dalam menggunakan media sosial dengan tidak menyebarkan hoaks atau konten merugikan, serta menumbuhkan kecintaan terhadap laut sebagai tanggung jawab generasi muda dalam menjaga kelestarian perairan Indonesia.
Kegiatan berlangsung hangat dan interaktif. Antusiasme siswa terlihat dalam sesi tanya jawab seputar tugas patroli, perlengkapan keselamatan, hingga pengalaman personel di lapangan.
Sat Polairud Polres Teluk Bintuni berharap edukasi ini tidak berhenti pada pemahaman di ruang sosialisasi, tetapi dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, sehingga kesadaran akan keselamatan, kepatuhan hukum, dan kepedulian lingkungan perairan tumbuh menjadi kebiasaan sejak dini. [Ian/Red]
