Pimpin Taptu, Bupati Yohanis Manibuy : Melalui Semangat Api Perjuangan Pahlawan, Wujudkan Indonesia Berdaulat di Tanah Sisar Matiti
TELUK BINTUNI, gardapapua.com — Semangat nasionalisme kembali menyala di pesisir Teluk Bintuni. Bupati Teluk Bintuni, Yohanis Manibuy, S.E.,M.H., bertindak sebagai Inspektur Upacara pada Upacara Taptu atau Penetapan Waktu, dalam rangka menjelang HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026.
Upacara yang digelar khidmat pada Sabtu (15/8/2026), petang, berlangsung hikmat di halaman kantor klasis GKI Teluk Bintuni, dihadiri Forkopimda, pimpinan OPD, TNI-Polri, ASN, pelajar, perwakilan organisasi kepemudaan, serta kelompok masyarakat.
Taptu bukan sekadar seremoni penanda waktu menjelang Upacara Pengibaran dan Penurunan Bendera pada 17 Agustus. Bagi Bupati Yohanis Manibuy, momentum ini memiliki makna yang jauh lebih dalam.
“Malam ini kita berkumpul bukan hanya untuk upacara. Kita hadir untuk mengenang pengorbanan para kusuma bangsa. Api perjuangan tidak boleh padam,”Tegas Bupati, Yohanis Manibuy, dalam amanatnya.
Rangkaian upacara semakin khidmat dengan penyalaan obor oleh Bupati Yohanis Manibuy. Api obor, menurutnya, menjadi simbol bahwa semangat juang para pahlawan harus terus hidup dan diwariskan kepada generasi penerus.
“Obor ini mengingatkan kita bahwa kemerdekaan yang diraih dengan darah dan air mata para pahlawan wajib kita jaga. Kita isi dengan persatuan di tengah keberagaman suku, agama, adat, dan budaya. Kita kuatkan gotong royong, kita tingkatkan kepedulian, dan kita hadirkan pembangunan yang dirasakan seluruh masyarakat,”Jelas Yohanis Manibuy.
Sejalan dengan tema nasional HUT RI ke-81, “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”, Bupati Yohanis Manibuy, mengajak seluruh elemen masyarakat menerjemahkan semangat kemerdekaan ke dalam tindakan nyata di daerah.
“Khusus bagi Kabupaten Teluk Bintuni, semangat itu harus kita wujudkan dengan pengabdian yang tulus, pelayanan dari hati, dan karya nyata di segala bidang. Sehingga cita-cita Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur benar-benar hadir dan dirasakan oleh masyarakat di Tanah Sisar Matiti,”Ujarnya.
Bupati lalu menekankan, kedaulatan bukan hanya soal bendera yang berkibar, tetapi juga soal kesejahteraan rakyat. Keadilan bukan hanya slogan, tetapi hadir dalam pelayanan publik. Dan kemakmuran bukan hanya angka, tetapi dirasakan di setiap rumah dan kampung.
Dalam sambutannya, Bupati juga menyapa generasi muda sebagai harapan masa depan Teluk Bintuni. Ia berpesan agar para pemuda menjadi generasi yang mencintai tanah air, menghormati jasa pahlawan, menjunjung tinggi persatuan, serta memiliki semangat belajar dan berkarya.

“Kepada anak-anakku, masa depan Teluk Bintuni ada di tangan kalian. Jadilah generasi yang tangguh, berintegritas, dan siap mengabdi untuk daerah dan negeri ini,”Pesannya.
Menutup sambutannya, Bupati mengajak seluruh masyarakat menjadikan Taptu sebagai titik tolak memperkuat komitmen kebangsaan.
“Mari kita kobarkan kembali api perjuangan. Dari Teluk Bintuni, mari kita isi kemerdekaan dengan pengabdian dan karya nyata, demi menghadirkan pembangunan yang adil dan bermanfaat bagi seluruh rakyat,”Pungkasnya.
Sesuai pantauan, upacara Taptu berlangsung lancar, tertib, dan penuh khidmat. Dengan menyalakan obor perjuangan, Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni menegaskan komitmennya untuk terus menjaga persatuan, menghormati sejarah, dan mengisi kemerdekaan dengan pembangunan yang berdampak langsung bagi masyarakat. [Ian/Red]
