BudayaDaerahGarda NusantaraGarda Papua BaratGarda Teluk BintuniHeadline newsReligi

Hadiri Pelantikan dan Peneguhan Pengurus PGGP Teluk Bintuni Periode 2026 – 2031, Bupati Ingatkan Persatuan Umat Beragama di Tanah Sisar Matiti

TELUK BINTUNI, gardapapua.com –
Sinergi antara Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni dengan lembaga keagamaan kembali diteguhkan melalui Pelantikan dan Peneguhan Pengurus Persekutuan Gereja-Gereja Papua (PGGP) Kabupaten Teluk Bintuni periode 2026 – 2031.

Kegiatan tersebut merupakan puncak dari Konferensi I PGGP Kabupaten Teluk Bintuni yang dilaksanakan pada Jumat (14/8/2026), pagi, di Teluk Bintuni.

Bupati Teluk Bintuni, Yohanis Manibuy, S.E., M.H., dalam sambutannya menyampaikan bahwa pelantikan ini bukan sekadar pembentukan struktur organisasi. Momentum ini menjadi awal baru bagi kebangkitan dan pembangunan gereja Tuhan di Tanah Sisar Matiti.

“Hari ini adalah hari yang istimewa bagi kehidupan gereja di Teluk Bintuni. Pelantikan ini menandai babak baru pelayanan yang membawa kemajuan bagi tubuh Kristus, khususnya melalui PGGP Kabupaten Teluk Bintuni,”Ucap Bupati Teluk Bintuni, Yohanis Manibuy.

Mengusung tema : ‘Banyak Anggota, Tetapi Satu Tubuh’, Bupati mengajak seluruh denominasi gereja untuk memaknai perbedaan sebagai kekayaan. Ia menegaskan perbedaan tidak boleh menjadi pemisah, melainkan jembatan untuk bersekutu, bersinergi, dan bergerak bersama dalam kemuliaan Tuhan.

“Perbedaan tradisi dan pelayanan adalah anugerah. Mari kita jadikan sebagai kekuatan untuk membangun persekutuan, membina generasi muda, menjaga persatuan, dan merawat kedamaian,”Tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Bupati Manibuy juga menyoroti kepercayaan yang diberikan kepada Teluk Bintuni sebagai tuan rumah berbagai kegiatan gerejawi tingkat Provinsi Papua Barat hingga se-Tanah Papua sepanjang tahun ini. Ia menilai hal tersebut sebagai tanda lawatan Tuhan bagi daerah.

“Ini bukan kebetulan. Tuhan sedang membuka ruang agar Teluk Bintuni menjadi tempat perjumpaan, tempat persekutuan, tempat pembentukan iman, dan tempat lahirnya karya pelayanan yang membawa berkat bagi banyak orang,”Katanya.

Kepada pengurus PGGP yang baru dilantik, Bupati berpesan agar menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab dan hikmat. Peran PGGP dinilai sangat strategis dalam menghadirkan kasih Kristus di tengah kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

“Selamat mengemban tugas pelayanan. Bersama pemerintah, mari kita bergandengan tangan membangun Teluk Bintuni yang damai, rukun, dan diberkati,”Pungkasnya.

Sementara itu, Ketua PGGP Kabupaten Teluk Bintuni yang baru dilantik, Pdt. Melki Rontonuwu,M.Th., menyampaikan, rasa syukur atas terbentuknya organisasi PGGP di daerah ini. Ia berharap kehadiran PGGP dapat menjadi mitra strategis pemerintah dalam mendukung pembangunan.

“Atas kebaikan Tuhan, organisasi PGGP boleh hadir di Teluk Bintuni. Hasil Konferensi I ini kiranya menjadi acuan program kerja gereja-gereja di Teluk Bintuni untuk kemuliaan Tuhan. Kami siap bersama pemerintah melihat kemajuan Kabupaten Teluk Bintuni. Melalui doa dan pelayanan, kami berharap tidak menambah beban pemerintah, yakni buat pusing Pak Bupati, melainkan menjadi berkat bagi daerah,”Ucap Pdt. Melki.

Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni berharap terbentuknya kepengurusan PGGP yang baru dapat memperkuat peran gereja sebagai mitra strategis pemerintah dalam pembangunan iman, moral, dan karakter masyarakat. [TIM/RED]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *