DaerahGarda NusantaraGarda Papua BaratGarda Teluk BintuniHUMANISInfo Ekobiez

Bupati Yohanis Manibuy Lantik Ojek Mandiri Berkarya, Dorong Kesejahteraan Pengemudi dan Tingkatkan Layanan Jasa Bagi Masyarakat

TELUK BINTUNI, gardapapua.com – Bupati Teluk Bintuni, Yohanis Manibuy,S.E.,M.H resmi melantik Pengurus Ojek Mandiri Berkarya (OMB) Kabupaten Teluk Bintuni, pada Sabtu (25/7/2026) di Gedung Serba Guna (GSG), Kalikodok, Distrik Bintuni Timur.

Pelantikan mengusung tema “Bersama Ojek OMB Kita Maju, Kita Sejahtera” dengan dihadiri oleh Plt. Kepala Dinas Perhubungan Jandry Salakori, perwakilan BPJS Ketenagakerjaan Ansory, serta seluruh pengurus dan anggota Ojek Mandiri Berkarya (OMB).

Acara diawali pembacaan SK oleh Kabag Humas Vintje Lanthe, dilanjutkan prosesi pelantikan, pembacaan ikrar, dan penyerahan simbolis kartu BPJS Ketenagakerjaan kepada pengemudi.

Dalam sambutannya, Bupati Yohanis Manibuy menegaskan, bahwa peran strategis pengemudi ojek bagi konektivitas Teluk Bintuni sangatlah dibutuhkan, sebagai jenis layanan transportasi umum menggunakan kendaraan bermotor roda dua (sepeda motor)

“Bagi masyarakat, pengemudi ojek adalah bagian penting dari sistem transportasi. Mereka menjangkau wilayah yang belum sepenuhnya terlayani, sekaligus mendukung aktivitas warga, pelayanan publik, dan pertumbuhan ekonomi daerah,”Ujar Bupati Yohanis Manibuy.

Ia meminta pengurus baru membangun organisasi yang solid, transparan, dan responsif terhadap aspirasi anggota. Program kerja harus nyata menyentuh kesejahteraan pengemudi.

Bupati Yohanis juga menyorot perlindungan sosial sebagai prioritas. Penyerahan kartu BPJS Ketenagakerjaan hari ini disebut sebagai bentuk nyata kehadiran negara bagi pekerja sektor informal.

“Jaminan ini memberi kepastian saat terjadi kecelakaan kerja atau risiko lain. Dengan begitu pengemudi bisa bekerja lebih tenang, produktif, dan melayani masyarakat dengan baik,”Katanya.

Untuk penataan sektor, Bupati menginstruksikan Dinas Perhubungan melakukan pembinaan berkelanjutan. Termasuk menata wilayah operasi agar tidak tumpang tindih, dan menyusun pedoman tarif yang wajar dan berkeadilan.

“Tarif yang adil menciptakan hubungan harmonis antara pengemudi dan pengguna jasa. Iklim usaha sehat, penghasilan layak,”Tegasnya.

Dalam struktur OMB, Bupati juga tercatat sebagai Pembina. Ia berkomitmen terus berdialog dengan pengurus agar pengemudi bekerja dalam kondisi aman, sehat, dan mengutamakan keselamatan.

Bupati turut mengimbau pengemudi yang belum memiliki KTP Teluk Bintuni segera mengurus administrasi. Dokumen kependudukan menjadi syarat penting untuk mengakses program pemerintah, termasuk BPJS Ketenagakerjaan.

Acara ditutup dengan penyerahan simbolis kartu anggota OMB, nomor identitas ojek, dan kartu BPJS kepada perwakilan anggota kepada Eko Santosa, Anwar, dan M. Ali Kosepa.

Pelantikan ini diharapkan menjadi awal penguatan OMB sebagai mitra pemerintah daerah dengan tujuan meningkatkan kualitas layanan transportasi, memperjuangkan kesejahteraan pengemudi, dan mendukung pembangunan Teluk Bintuni yang maju dan berkeadilan, dalam melayani Masyarakat dengan nyaman dan aman, tentu dengan asas kebermanfaatan kedua belah pihak yakni dari Masyarakat sebagai pengguna dan para pejasa ojek roda dua di wilayah Teluk Bintuni. [Ian/Red]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *