SMA Negeri 1 Manokwari Juara LCC Empat Pilar 2026, Siap Bawa Nama Papua Barat ke tingkat Nasional
MANOKWARI, gardapapua.com — Penyelenggaraan kompetisi Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI Tingkat Provinsi Papua Barat, di Kabupaten Manokwari membawa semangat kebangsaan bagi pelajar generasi muda di Bumi Kasuari, Papua Barat.
Sorak yel-yel menggelegar dua hari penuh di arena lomba ballroom Aston Niu Manokwari. Sebanyak sembilan SMA/MA se-Papua Barat adu cepat dan adu wawasan dalam Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI Tingkat Provinsi Papua Barat 2026, sejak Jumat (10/7/2026) sampai dengan hari Sabtu (11/7/2026), untuk berebut tiket menuju Final LCC Empat Pilar MPR RI Tingkat Nasional di Jakarta tahun 2026 pada agustus mendatang.
Dalam kesempatan itu, pemenangnya bukan nama baru. Sekolah unggulan di Kota Injil, SMA Negeri 1 Manokwari, membuktikan tajinya menyabet gelar juara umum tingkat Provinsi Papua Barat.
Dalam informasi dihimpun media ini, pertarungan berlangsung sengit. Sembilan sekolah terbaik dari berbagai kabupaten datang membawa semangat yang sama menguji pemahaman tentang Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika. Mulai dari SMA Negeri 1 Prafi, SMA Negeri 2 Manokwari, SMA Negeri 1 Bintuni, MAN Fakfak, SMA IT Insan Mulia, SMK Kehutanan Negeri Manokwari, MA Negeri Manokwari, hingga SMA Negeri Taruna Kasuari Nusantara.
Hasil akhirnya, SMA Negeri 1 Manokwari keluar sebagai juara pertama dengan nilai tertinggi 125. Angka itu mereka kunci lewat penampilan yel-yel terbaik di penyisihan ketiga dan konsistensi hingga babak final. Posisi kedua diraih SMA Negeri Taruna Kasuari Nusantara Papua Barat dengan nilai 120, disusul SMA Negeri 2 Manokwari di posisi ketiga dengan nilai 100.
Kemenangan ini terasa spesial bagi keluarga besar Smansa Manokwari. Kepala Sekolah, Ibu Lucinda Patricia Mandobar, M.Pd., tak kuasa menahan haru. Ia memberikan apresiasi tinggi kepada anak didiknya yang berhasil keluar sebagai juara pertama Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI tingkat Provinsi Papua Barat Tahun 2026.
“Atas nama keluarga besar SMA Negeri 1 Manokwari, puji syukur kepada Tuhan. Tahun ini kami kembali dipercaya mewakili Papua Barat di ajang MPR RI. Kami percaya Tuhan menolong kelelahan anak-anak, bapak ibu guru, juga dukungan orang tua yang luar biasa,”Ujar Kepala Sekolah, Ibu Lucinda Patricia Mandobar.,M.Pd.
Kata Mandobar, target SMA Negeri 1 Manokwari, kini bukan hanya menang. Mereka bidik sejarah. Pelajaran saat mengikuti kompetisi dari tahun 2025 jadi catatan. Sebelumnya juga, tersirat kenangan manis di tahun 2009 saat mereka berhasil muncul sebagai juara 2 nasional.
“Kami akan berjuang maksimal. Jika Tuhan berkenan, kami ingin mengukir lagi sejarah, mengharumkan nama Papua Barat dan SMA Negeri 1 Manokwari. Kami bertekad, SMA Negeri 1 Manokwari setiap tahunnya akan melahirkan pemimpin-pemimpin hebat dari Tanah Papua untuk Indonesia,”Tambah Kepsek Mandobar.
Sementara itu, Guru pembimbing, Ibu Clara Fona Patta, S.H, menyebut kunci kemenangan ada di tiga hal yakni latihan maksimal, serta penguatan mental dan spiritual (doa) selain meningkatkan pemahaman mendalam akan materi kebangsaan.
“Kami tidak mau anak-anak hanya menghafal. Mereka harus paham arah pertanyaan, harus bisa menganalisis soal tentang Empat Pilar. Harapan kami ke depan, mereka bukan hanya jadi pemenang lomba, tapi pemenang yang benar-benar mengamalkan nilai-nilai itu dalam hidup sehari-hari,” Kata Clara Fona guru PKN itu.
Semangat yang sama juga diungkap para siswa. Perwakilan tim Smansa mengaku persiapannya tidak mudah. Ada teman yang sampai sakit karena terus memaksa diri memahami materi.
“Tapi di situlah Sila 3 dan Sila 4 bekerja. Persatuan Indonesia. Kami saling menguatkan. Bilang ke diri sendiri, pasti kita bisa. Dengan doa dan usaha, usaha tidak akan mengkhianati hasil,”Ujar salah satu siswi.
Kini, Brigitta Clarisa Girik Allo, Charissa Eirene Gosal, Glorio Liberth Bastian Dowansiba, I Putu Ayu Puja Prameswari, Jeskia Anugrah Ardani, Jonathan Samuel Mambor, Monica Ester Guinea, Nur Aulia Papuan Maharani, Racquel Hennyetee Putri Tungga, dan Rangga Rifai bersiap untuk langkah selanjutnya.
Mereka akan mewakili Papua Barat bertarung dengan 36 provinsi lain di Grand Final Nasional LCC Empat Pilar MPR RI 2026 di Jakarta, Agustus mendatang. Misi dan tekad mereka jelas, bukan hanya ikut, tapi mengangkat lagi nama Papua Barat di panggung nasional, dan nama daerahnya Manokwari, sebagai kota peradaban modern di Tanah Papua. [Ian/Red]
