DaerahGarda Papua BaratGarda Teluk BintuniHeadline newsPendidikan

Disdikbudpora Teluk Bintuni Buka SMP Kelas Jauh Masyeta, Pastikan Anak Pedalaman Tak Putus Sekolah

TELUK BINTUNI, gardapapua.com – Anak – anak di Distrik Masyeta, Teluk Bintuni, kini tak perlu lagi menempuh perjalanan jauh atau berhenti sekolah.

Dinas Pendidikan Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Disdikbudpora) Kabupaten Teluk Bintuni resmi membuka SMP kelas jauh di bawah naungan SMP Negeri Merdey sebagai langkah pemerataan akses pendidikan.

Pembukaan ini langsung dijawab tuntas Kepala Disdikbudpora Teluk Bintuni, Dr. Henry D. Kapuangan,S.IP.,S.Pd., MM. Ia menyebut kebijakan ini bentuk nyata komitmen daerah agar setiap anak usia sekolah mendapat hak belajar di kampung halamannya.

“Langkah ini upaya pemerataan pendidikan sekaligus menekan angka putus sekolah. Setelah administrasi dan Dapodik beres, tenaga pendidik siap, kami usulkan ke Kemendikdasmen agar menjadi SMP Negeri Masyeta definitif,”Ucap Henry kapuangan, pada (Selasa 23/6/2026).

Selama ini, banyak anak di Masyeta terpaksa putus sekolah karena tidak ada SMP di wilayah mereka. Jarak dan minimnya fasilitas jadi penghalang utama.

“Kami pastikan tidak ada lagi anak yang tidak bersekolah karena alasan jauh dari sekolah. Pemerintah hadir memberi solusi nyata,”Tegas Henry.

Untuk menjamin kesiapan, Disdikbudpora menurunkan tim khusus. Ada Kabid Pendas Titus Kambunandiwan,S.Pd., MM dan Kasi Ketenagaan Pendidikan Dasar Ekawati,S.Sos. Tugasnya memastikan administrasi, guru, dan sarana siap sesuai aturan.

Program ini sejalan dengan visi SERASI Teluk Bintuni dalam kepimpinan Bupati Yohanis Manibuy, yang terus berupaya memperkuat SDM melalui layanan pendidikan hingga ke daerah terpencil.

“Kami ingin semua anak Teluk Bintuni punya kesempatan sama mengenyam pendidikan. SMP Masyeta ini bagian dari pemerataan dan peningkatan kualitas SDM,”Kata Henry.

Oleh sebab itu, dia lalu mengajak orang tua di Masyeta dan sekitarnya mendaftarkan anak di SMP yang baru dibuka.

“Jangan harus ke kota. Sekolahkan anak di Masyeta, tetap dapat pendidikan baik tanpa jauh dari keluarga,”Pungkasnya.

Dengan hadirnya SMP kelas jauh ini, Pemkab Teluk Bintuni menargetkan angka partisipasi sekolah naik, kualitas pendidikan membaik, dan lahir generasi penerus pembangunan daerah. [TIM/RED]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *