408 Peserta Meriahkan Lomba Mancing Bareng Bupati dan Wabup Jelang Hari Jadi Teluk Bintuni
TELUK BINTUNI, gardapapua.com – Sebanyak sebanyak 408 peserta dari berbagai lingkungan kompleks mengikuti lomba mancing bersama Bupati Teluk Bintuni, Yohanis Manibuy dan Wakil Bupati Teluk Bintuni, Joko Lingara, yang digelar dalam rangkaian perayaan hari jadi Kabupaten Teluk Bintuni ke 23 tahun 2026, pada Minggu (7/6/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Kolam Pemancingan Nusantara 2, Distrik Bintuni Timur, menjadi ajang silaturahmi sekaligus hiburan akbar bagi masyarakat.
Sesuai pantauan, lomba mancing dalam rangka HUT ke-23 Kabupaten Teluk Bintuni berlangsung meriah dan disambut antusias masyarakat.
“Peserta yang resmi terdaftar sebanyak 408 orang, dari sekitar 1000 pendaftar. Adapun ikan yang disebar dan dihitung dalam lomba ini adalah jenis ikan Nila dan ikan berpita ‘Jackpout’,” Ujar Ketua pelaksana kegiatan, Firman Upe.
Selain itu pula, kegiatan ini bertujuan untuk menyalurkan hobi memancing serta mempererat tali silaturahmi antar Masyarakat dan komunitas mancing di Teluk Bintuni, bersama jajaran Forkopimda, dan Kepala Daerah lebih harmonis.
“Kapasitas empang kami ini hanya empat ratusan. Pertama kami buka sisi hanya 250an peserta dengan jarak satu meter lebih lapak. Meledaknya pendaftaran membuat panitia fokus atur lapak seharian, akhirnya jaraknya kami rapikan jadi 50 cm. Sebab meningkat menjadi 408 peserta. Berarti begitu banyak minat orang mau ikuti lomba mancing, terutama antusiasme masyarakat dalam memeriahkan HUT ke 23 Tahun Teluk Bintuni,”Ujar Ketua Panitia, Firman Upe.

Upe menjelaskan, bahwa pendaftaran lomba ini gratis. Total hadiah disiapkan sampai dengan juara ke – 23 sesuai usia HUT Bintuni.
“Jadi Juara 1 mendapat Rp.10 juta, juara 2 Rp.9 juta, juara 3 Rp.8 juta, hingga juara 23 Rp500 ribu. Selain itu panitia juga menyiapkan 23 ekor ikan “jackpot” bertanda pita. Siapa pun yang mendapat ikan jackpot berhak bonus Rp500 ribu di luar hadiah juara,”Beber Firman Upe.
Sembari menjelaskan singkat aturan perlombaan, dimana ikan yang ditimbang hanya ikan nila terberat, peserta wajib pakai 1 joran 1 mata kail, umpan bebas, dan ikan hasil pancingan boleh dibawa pulang.
“Panitia juga tegas mendiskualifikasi peserta yang ketahuan curang atau “mengopor” ikan ke peserta lain,”Jelasnya.
“Kami Panitia berterima kasih kepada Waka, pemerintah daerah, dan seluruh pihak yang mendukung. Tanpa pemerintah daerah, kegiatan ini tidak bisa berjalan. Mohon maaf untuk peserta yang belum terdaftar hari ini, semoga tahun depan HUT Teluk Bintuni bisa diprioritaskan lagi event kegiatan kemasyarakatan seperti ini,”Tutupnya menambahkan. [Ian/Red]
