Puluhan Penyuluh Di Sorsel, Dibekali Ilmu Terampil Kreatif Tingkatkan SDM Pertanian

SORONG, gardapapua.com — Sebanyak 20 penyuluh asal dinas ketahanan pangan Kabupaten Sorong Selatan (Sorsel), mengikuti Pelatihan Penyuluh Pertanian Tahun Anggaran 2019 bertempat di Areal Embung, Klamalu – Bendungan SP I, Distrik Aimas, Kabupaten Sorong, Rabu (27/3/2019) kemarin.

Panitia penyelenggara kegiatan pelatihan bagi penyuluh Miryam Y. M. Woof, A.md menjelaskan bahwa pelaksanaan kegiatan dimaksud adalah guna mewujudkan terserapnya tenaga kerja di kabupaten Sorong Selatan serta terciptanya penyuluh terampil dan kreatif terhadap pemanfaatan sumberdaya pertanian di lingkungan serta mampu memaksimalkan potensi pertanian di setiap desa yang ada di kabupaten Sorong Selatan.

Dalam laporanya, ia juga mengatakan bahwa, penyelenggaraan pelatihan bagi penyuluh pertanian dilakukan untuk meningkatkan kinerja SDM pertanian yang baik bagi aparatur maupun non apartur pertanian, sehingga mampu melaksanakan tugas fungsi / pekerjaan secara inovatif, kreatif, professional dan berwawasan global.

” Untuk itu pula kemampuan setiap peserta setelah mengikuti pelatihan perlu dievaluasi secara sistematis berdasarkan kaidah-kaidah sistem evaluasi standar yang berlaku,”Sebutnya dalam arahan tersebut.

Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini di bantu oleh para narasumber yang berpengalaman dibidangnya sehingga diharapkan peserta akan menjadi lebih cakap dalam mengaplikasikan ilmu secara langsung kepada masyarakat terkhususnya masyarakat kabupaten Sorong Selatan.

Sementara itu Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Sorong Selatan Leonard Momot S.Pt dalam arahanya mengatakan, terkait peningkatan ekonomi kerakyatan ada sejumlah hal penunjang yang perlu menjadi perhatian pihaknya.

Diantaranya, adalah sumber daya manusia, untuk itu menurutnya selaku seorang penyuluh memiliki tanggung jawab yang besar terhadap sumber daya manusia dari petani kemudian penunjang lainya adalah infrastruktur.

” Untuk itu apa yang diperoleh dalam pelatihan ini semoga dapat menjadi modal dasar yang berguna dan bermanfaat dalam melaksanakan tugas selanjutnya sebagai seorang penyuluh.karena menurutnya penyuluh diibaratkan sebagai obor yang harus mampu menerangi para petani dengan berbagai permasalahan saat bercocok tanam,”Himbaunya

Ditambahkanya, bahwa mengurus pertanian adalah mengurus hulu dan hilir untuk itu dalam pelaksanaannya perlu adanya kerjasama dari berbagai bidang untuk itu semua lini hendaknya harus bersinergi baik antara Dinas Ketahanan Pangan,Dinas Pertanian maupun Dinas Perindagkop sehingga mengelolaan pertanian dapat berjalan baik.

Selain itu, out put keberhasilan maupun capaian suatu hasil produk pertanian adalah memiliki ketersediaan pasar yang cukup dan stabil sehingga hasil pertanian memiliki nilai yang pantas.

” Kegiatan pelatihan penyuluh pertanian secara khusus mengajarkan pembuatan pupuk kompos bagi penyuluh ini juga, sekembalinya di lapangan, kiranya dapat membagikan ilmu pengetahuan ini kepada petani sehingga memberikan dampak yang baik demi peningkatan pertumbuhan perekonomian dikalangan petani tentunya,”Tegasnya

Leo Momot sapaan akrabnya menambahkan, bahwa dalam memberikan penyuluhan dikalangan petani Papua yang memiliki tantangan tersendiri itu, para penyuluh dituntut harus mampu merubah mind set perilaku warga daerah pembinaannya melalui kebiasaan bercocok tanam yang berkembang dalam masyarakat untuk diarahkan ke pola pertanian yang benar dan modern.

” Inilah tantangan yang harus dirubah secara perlahan lahan,”Paparnya singkat

Adapun acara Pembukaan Pelatihan Penyuluh pertanian ini ditandai dengan penyematan tanda peserta bagi 2 orang penyuluh yang dipasangkan oleh Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Sorong Selatan Leonard Momot,S.Pt dan Narasumber dari BPPT Kabupaten Sorong. Irianto,S.P,MSi.

Selain itu dalam pelatihan ini juga melibatkan seorang petani sukses dari Kabupaten Sorong Budiyono serta seorang petani teladan dari Kabupaten Sorong.

Hadir dalam acara ini Kepala Diinas Ketahanan Pangan Kabupaten Sorong Selatan Leonard Momot, S.Pt,Kabid Sumber daya Manusia dan KelembagaanAdolfince, P Orisoe, SE. MM,Nara sumber dari Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Kabupaten Sorong Iryanto,SP,M.Ma,Petani Sukses Budiono,Petani Teladan  Kabupaten Sorong Ahmad Jaelani,Staf dilingkungan Dinas Ketahanan Pangan Sorong Selatan serta 20 orang penyuluh Dinas Ketahanan Pangan Sorong Selatan. [EB/Red]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *