DPC GMNI Manokwari Gelar Diskusi Publik Rasisme Sebagai Musuh Bersama

MANOKWARI, gardapapua.com — Menyikapi situasi Papua dan Papua Barat saat ini yang sangat memprihatinkan dan sebagai salah satu Organisasi Kelompok Pemuda (OKP), Dewan Pimpinan Cabang, Gerakan Mahasiswa Nasional (GMNI) cabang Manokwari, Rabu (16/10/2019), menggelar diskusi publik tentang pemberantasan rasisme dan radikalisme.

Sekretaris Panitia pelaksana Frasisco Yassie, Selasa (15/10/2019), malam, mengatakan, bahwa pelaksanaan kegiatan yang turut menghadirkan para pemuda dan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi swasta dan negeri di Manokwari, serta beberapa OKP, MRP-PB, perwakilan pemerintah, dan unsur TNI/Polri tersebut, diharapkan menjadi marwah memperkuat terwujudnya pelaksanaan antidiskriminasi ini, dapat tercapai nantinya dengan baik.

Hal ini dipandang perlu dilakukan sebagai upaya merupakan awal yang baik untuk memicu diskusi lain secara sehat, dalam konteks perlawanan terhadap rasisme dan diskriminasi.

Oleh karena itu, melalui pelaksanaan diskusi publik seperti ini, diharakan dapat menghasilkan mainstreaming toleransi yang melekat dan menjadi kebutuhan bersama semua kelompok lapisan masyarakat untuk menjaga Kesatuan Republik Indonesia, khususnya di Tanah Papua pada Provinsi Papua dan Papua Barat.

” Kami harap inilah nilai imperatif demokrasi, sehingga praktik toleransi harus terus digelorakan untuk memperkuat demokrasi yang sedang tumbuh di Indonesia, dan sebagai wujud melekatkan pentingnya hidup bertata sosial yang baik dan berdampingan saling menopang satu dan lainnya dalam bingkai negara persatuan NKRI,”Harapnya

Sementara itu, Chandra Furima selaku, Ketua Cabang GMNI Manokwari, mengungkapkan, bahwa kegiatan ini diharapkan hasilnya nanti sebagai promosi penghapusan praktik diskriminasi ras dan etnis, seperti yang terjadi terhadap mahasiswa Papua di Surabaya, Jatim dan di kota lainnya, beberapa waktu lalu, maka Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) cabang Manokwari, mengharapkan akan kehadiran para peserta yakni seluruh lapisan elemen pemuda untuk mensukseskan kegiatan dimaksud, yang di gelar di salah satu hotel di Manokwari ini.

“GMNI sebagai organisasi kepemudaan yang berasaskan nasionalisme, maka dengan itu bagi saya ketua GMNI Cabang Manokwari, merasa bahwa kegiatan yang akan berlangsung adalah kegiatan yang patut dilaksnakan untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa,”Paparnya

Dengan harapan, GMNI sebagai wadah kepemudaan di Manokwari, melalui semangat literisasi mengharapkan khususnya kepada para pemuda agar dalam berbangsa dan bernegara dewasa ini, untuk semakin mampu membangun kesadaran publik tentang bahaya rasisme bagi kebhinekaan Indonesia.

” Juga mampu menjadi kekuatan mendorong berbagai elemen penyelenggara negara melakukan upaya-upaya penghapusan diskriminasi ras dan etnis serta menghimpun masukan tentang desain penghapusan diskriminasi ras dan etnis yang berkelanjutan dapat diterapkan dengan baik, “Tukasnya.

“Saya mengharapkan kepada pemuda dan mahasiswa bisa mengikuti kegiatan diskusi besok biar hal-hal yang besentuhan dengan rasisme, radikalisme itu kita bisa bawah dan bahas solusinya, berdasarkan kajian akademisi. Kita OKP Cipayung dan mahasiswa kita yang harus menjadi corong atau penyambung lidah untuk menyampaikan informasi yang tepat kepada masyarkat secara umum,”Tutupnya menambahkan. [Ian/Red]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *