Rapat Koordinasi bersama UPT Samsat Teluk Bintuni, Pemkab Target Tingkatkan PAD dari PKB dan Alat Berat Perusahaan
TELUK BINTUNI, gardapapua.com — Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni bersama UPT Pendapatan Samsat Bintuni, berkomitmen membangun sinergi untuk dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan alat berat.
Salah satu upaya nyata yang didorong adalah mendekatkan pelayanan melalui Samsat Keliling atau Samling. Samsat Keliling dipercayai dapat memberikan pelayanan dengan cepat dan responsif bagi Masyarakat wajib Pajak Kendaraan Bermotor (PKB).
Demikian hal ini dibahas dalam rapat koordinasi berlangsung di Aula Pertemuan Kominfo, SP5 Teluk Bintuni, yang dipimpin langsung Bupati Teluk Bintuni Yohanis Manibuy, S.E., M.H, dan turut dihadiri Plt Sekda Teluk Bintuni I.B Putu Suratna, Kepala BPKAD Teluk Bintuni, Laras Nuryani, S.E.,M.M, Plt. Kepala Bapenda Teluk Bintuni, Marce H.L Manibuy, SH, Plt. Kepala Bappelitbangda, Rifaldhi Kwando, dan Staf Khusus Bupati Ferdinan Timisela. Sementara dari unsur perwakilan provinsi hadir Kepala UPT Pendapatan Samsat Kabupaten Bintuni, Dr. Ir. Yohanis Momot,S.T., M.T.

Dalam keterangannya, Yohanis Momot menjelaskan bahwa rapat koordinasi penguatan pelayanan pajak kendaraan bermotor (PKB) yang dilaksanakan tak lain, adalah bagaimana kantor UPT Pendapatan Samsat Bintuni dapat memaksimalkan segala upaya dalam memberikan kemudahan layanan pembayaran pajak kendaraan bermotor bagi masyarakat, sekaligus mendukung peningkatan kepatuhan wajib pajak di wilayah Kabupaten Teluk Bintuni.
Juga melalui sinergitas antara Pemkab Teluk Bintuni dan UPT Samsat Bintuni, harapan meningkatkan PAD dari sektor pajak kendaraan bermotor dan alat berat yang beroperasi di Kabupaten Teluk Bintuni, dalat terealisasi sesuai target nantinya.
“Jadi output dari rapat koordinasi yang telah berlangsung, kami bersepakat bahwa ini bagian dari upaya mendekatkan pelayanan kepada masyarakat, khususnya bagi wajib pajak, melalui kolaborasi kegiatan Samsat Keliling (Samling). Dengan Samling, sesuai jadwal dan waktu yang ditetapkan, kiranya pelayanan jadi lebih cepat, mudah, dan menjangkau wajib pajak sampai ke lokasi mereka beraktivitas,”Ungkap Kepala UPT Pendapatan Samsat Bintuni, Yohanis Momot.
Dalam penjelasannya, Yohanis Momot, juga menyampaikan, bahwa selain pajak kendaraan bermotor dan potensi nilai pajak dari penggunaan alat berat di wilayah Kabupaten Teluk Bintuni masih sangat besar untuk ditingkatkan.
“Potensi PKB dan pajak alat berat di Teluk Bintuni sangat potensial untuk ditingkatkan lagi. terutama kendaraan – kendaraan dari luar daerah bintuni, alat berat di beberapa perusahaan tambang dan alat berat atau kendaraan bermotor yang bergerak pada perusahaan konstruksi di wayah kabupaten teluk bintuni,”Ujar Yohanis Momot.
Ia menambahkan, melalui Samling dan koordinasi lintas OPD, pendataan serta penagihan PKB bisa lebih optimal. Dimana Pemkab Teluk Bintuni bersama UPT Samsat Bintuni berkomitmen menindaklanjuti hasil rapat ini dengan akan terjun langsung dilapangan melaksanakan pendataan ulang kendaraan dan alat berat, serta sosialisasi kewajiban PKB kepada perusahaan tambang, konstruksi, dan masyarakat.
Sinergi ini diharapkan mampu mendongkrak kontribusi sektor PKB dan pajak alat berat terhadap PAD Kabupaten Teluk Bintuni. [Ian/Red]
