Minyak Tanah Langka, Ratusan Warga SP 5 Bintuni Rela Panas-Panasan ‘Ngantri’

TELUK BINTUNI, gardapapua.com — Ratusan bahkan hampir menembus seribu-an warga SP 5 Argosigemerai, Teluk Bintuni, Sabtu (22/6/2019), rela ‘ngantri’ minyak tanah di Pangkalan Aisyah yang terletak di Jl. Poros SP 5 Bintuni, meski harus berpanas-panasan sambil berdesak-desakan.

Pantauan Gardapapua.com, sejak pagi hari, kemarin, beberapa warga telah menunggu untuk mendapatkan minyak tanah hingga akhirnya sekira pukul 15.00 WIT saat agen UD Nurlaila ini membuka antrian, langsung diserbu warga.

Warga yang ikut dalam antrian mengungkapkan bahwa kali terakhir mereka mendapatkan minyak tanah sekitar 3 minggu lalu sebelum hari raya idul fitri 1440 hijriah tahun 2019.

“Terakhir dapat minyak tanah itu sebelum lebaran,” ungkap salah satu warga yang enggan menyebut namanya.

Ditambah kelangkaan BBM yang melanda Teluk Bintuni belakangan ini, menjadi alasan utama warga berbondong-bondong menyerbu agen penyaluran minyak tanah.

Sementara itu, Christina (IRT), mengakui bahwa antrian minyak tanah kali ini merupakan antrian terpanjang, terlama, dan terberat yang pernah ia alami.

“Adoh, ini pertama kali antrian yang kaya begini. Mau bagaimana lagi, minyak tanah su susah jadi pasrah antri saja,”Ujarnya.

Antrian ber-ular sekitar 70 meter dengan dua (2) baris terpajang sejak pukul 15.00 WIT dan tak berubah hingga pukul 18.00 WIT.

Informasi yang berhasil dihimpun, kali ini agen penyalur UD Nurlaila memasok kurang lebih 180 drum untuk diperjualbelikan kepada warga. [SY/Red]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *