Kapolres Raja Ampat Pastikan Isu Beredarnya Ikan Formalin dan Boraks di Waisai HOAX

WAISAI, gardapapua.com — Kapolres Raja Ampat, AKBP Edi Setyanto E W, S.IK, memastikan isu beredarnya ikan ber-formalin dan boraks yang diduga diperjual belikan oknum pedagang ikan di Waisai, Raja Ampat adalah HOAX.

Hal itu diketahui usai Kapolres melakukan inspeksi mendadak (sidak) bersama Disperindag dan Dinkes Raja Ampat, Selasa (24/10/2019), di pasar induk waisai

“Tadi kita jalan sama-sama mengecek beberapa tempat penjual ikan, tapi hasil sampelnya belum ada yang mengarah ke sana makanya saya langsung berani katakan bahwa ikan di jual di pasar kota waisai tidak mengandung formalin boraks,” sebut Kapolres Raja Ampat.

Edi Setyanto juga membenarkan bahwa akhir-akhir ini memang banyak isu-isu provokatif berbau SARA (Suku Agama Ras) yang beredar luas dikalangan masyarakat, termasuk salah satunya isu ikan formalin di waisai.

Oleh karena itu Kapolres Raja Ampat juga dengan tegas menepis isu ini yang seakan-akan mengarahkan anggapan ikan berformalin ini tujuannya untuk menghabisi orang papua.

“Akhir-akhir ini isu-isu provokasi hoax yang mengarah larinya ke Sara banyak beredar, dan tentunya adanya indikasi ikan berformalin ini sengaja di buat isu lagi bahwa ikan berformalin oleh pendatang ini tujuannya untuk menghabisi atau membunuh orang asli papua,” seru AKBP Edi Setyanto.

Selain itu Kapolres juga menyanyangkan isu ikan ber-formalin ini jangan sampai menciderai julukan Raja Ampat sebagai tujuan destinasi wisata bahari yang telah mendunia.

“Setiap ada tamu dari mana saja berkunjung ke raja ampat katakan ikan disini enak rasanya, jangan sampai ada tamu sebarkan hal-hal seperti ini yang nantinya merugikan pedagang ikan, pula masyarakat pada umumnya yang mata pencahariannya nelayan di waisai,” paparnya.

Sementara itu, guna memastikan hasil ikan tidak berformalin, Polres Raja Ampat juga menggelar makan ikan bersama Pemkab Raja Ampat yang dihadiri Sekda Dr. Yusuf Salim, M.si, Kasdim 1805 Raja Ampat, serta Tokoh Agama guna meyakinkan masyarakat bahwa ikan di waisai, sehat dan bebas dari semua bahan pengawet seperti boraks dan formalin. [DM/RED]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *