Tangani Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Kesbang Pol Mansel, Kejari Sebut Punya Trik Khusus

MANOKWARI, gardapapua.com — Kepala Kejaksaan Manokwari, Banjar Nahor, Ia bersama penyidiknya mempunyai cara dan trik khusus menangani kasus dugaan korupsi Dana Hibah dijajaran instansi Kesbangpol Kabupaten Manokwari Selatan (Mansel).

Kasus itu, tekadnya, akan tetap diungkap mengingat petunjuk alat bukti terhadap penyalahgunaan dana hibah sebesar Rp. 720 juta, yang diduga dikorupsi oleh, PS, yang merupakan bendahara Kesbang Pol, Kabupaten Manokwari Selatan, tengah dikumpulka para penyidik.

Hal ini dikatakan, Banjar Nahor, kepada sejumlah awak media, menyikapi informasi yang beredar bahwa, kasus tersebut, seakan-akan tidak tersentuh oleh hukum.

“Iya, dalam waktu dekat, dan kami sedang menanganinya, tapi, tolong, dalam kasus ini, kita tidak boleh fullgar, karena dikhawatirkan, bukti-bukti akan hilang,”Ujar Banjar Nahor, Jumat (5/7/2019)

Ia mengatakan, kasus dugaan dana hibah yang diduga dikorupsi oleh bendahara Kesbang Pol, inisial, PS, sudah merupakan target, namun bukan satu-satunya target, karena masih banyak kasus lain yang sedang dilakukan penyelidikan.

Dia menambahkan, adanya agenda Nasional, seperti, Pemilu yang baru saja usai, membuat beberapa kasus menjadi terhambat penyidikannya, ditambah jumlah penyidik yang terbatas, hal ini, menurut Kajari, layaknya untuk sebuah kabupaten, harus mempunyai penyidik sekitar 20 orang, namun di Kejaksaan Negeri Manokwari, hanya 9 orang, untuk itu, Ia sudah berkoordinasi dengan Pemerintah pusat untuk menambah jumlah penyidik di wilayahnya.

“Intinya, Masyarakat harus mengawasi kinerja saya, sehingga saya bisa bekerja dengan baik,”Imbuhnya.

Seperti yang pernah diberitakan sebelumnya, bahwa ada Dana hibah mitra mansel senilai Rp 720 Juta diduga kuat masuk rekening pribadi bendahara kegiatan di Kesbangpol Mansel berinisial PS.

Bahkan, PS, pernah mengakui ke awak media, kalau dana hibah mitra sebesar, 720 juta, sengaja dimasukan ke rekening pribadinya untuk mempermudah pencairan saat kegiatan berlangsung. [KK/Red]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *