Siap Bersaing di Dunia Industri hingga Peluang Kerja ke Jepang, Siswa Angkatan XX P2TIM-TB resmi Dikukuhkan
TELUK BINTUNI, gardapapua.com — Tercatat sebanyak 29 siswa-siswi Angkatan XX Program For Upskilling Qualification Pusat Pelatihan Teknik Industri dan Migas Teluk Bintuni (P2TIM-TB) resmi dikukuhkan dan dilepas dalam sebuah acara yang berlangsung di Kampus P2TIM-TB, pada Senin (8/6/2026).
Kegiatan tersebut menjadi momentum penting bagi para peserta yang telah menyelesaikan seluruh tahapan pelatihan peningkatan kompetensi dan keterampilan kerja sebagai bekal memasuki dunia industri yang semakin kompetitif.
General Operational Manager P2TIM Teluk Bintuni, David Kusuma, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni yang selama ini terus memberikan kepercayaan dan dukungan terhadap penyelenggaraan program pelatihan bagi generasi muda daerah.
Menurutnya, Program For Upskilling Qualification bertujuan meningkatkan kompetensi, keterampilan, serta kesiapan peserta agar mampu memenuhi kebutuhan dunia kerja yang terus berkembang. Selain itu, program ini juga diharapkan dapat meningkatkan produktivitas dan profesionalisme para peserta di masa depan.
“Perjalanan yang dilalui oleh Angkatan XX bukanlah perjalanan yang mudah. Dari seluruh peserta yang mengikuti proses pelatihan, kini tersisa 29 siswa yang berhasil menyelesaikan program upskilling. Mereka adalah pribadi-pribadi hebat yang memiliki tekad kuat, semangat pantang menyerah, dan keinginan besar untuk terus berkembang,”Ucap David.
Ia menjelaskan, pada tahap upskilling para siswa mendapatkan materi yang lebih spesifik, mendalam, dan lebih dekat dengan kebutuhan industri. Tidak hanya dituntut memahami teori, para peserta juga diasah kemampuan analisis, keterampilan praktik, hingga kemampuan memecahkan berbagai persoalan yang mungkin dihadapi di dunia kerja.
David mengungkapkan bahwa data para lulusan telah disampaikan kepada sejumlah perusahaan yang sejak awal menunjukkan minat untuk merekrut tenaga kerja hasil binaan P2TIM.
“Kami sudah membantu membuka peluang bagi anak-anak ini agar bisa terserap ke dunia industri. Yang paling penting sekarang adalah kepercayaan diri. Dari sisi kemampuan teknis, kalian sudah memiliki bekal yang cukup. Tinggal bagaimana berani mengambil kesempatan dan berjuang untuk meraih masa depan,”Katanya.
Ia juga mendorong para lulusan untuk tidak takut merantau demi memperoleh pekerjaan yang lebih baik. Bahkan, khusus peserta dari bidang hospitality, P2TIM membuka peluang mengikuti seleksi penempatan tenaga kerja ke Jepang melalui kerja sama dengan lembaga pelatihan dan penyalur tenaga kerja internasional.
“Mudah-mudahan program ini memberikan dampak yang luar biasa bagi kita semua. Selamat kepada seluruh siswa Angkatan XX yang telah berhasil menyelesaikan program ini. Semoga keberhasilan hari ini menjadi langkah awal menuju kesuksesan yang lebih besar di masa mendatang,”Tuturnya.
Sementara itu, sambutan Bupati Teluk Bintuni, Yohanis Manibuy, SE., MH., yang dibacakan Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM Kabupaten Teluk Bintuni, Dominggus Patikawa,S.Sos. menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan daerah tidak hanya ditentukan oleh kekayaan sumber daya alam, tetapi juga oleh kualitas sumber daya manusianya.
“Investasi terbaik yang dapat kita lakukan adalah investasi pada pengembangan sumber daya manusia yang kompeten, berkarakter, dan siap bersaing,”Kata Dominggus saat membacakan sambutan Bupati.
Dalam sambutan tersebut dijelaskan bahwa 29 siswa yang dikukuhkan terdiri dari 13 peserta jurusan Electrical, enam peserta Mechanical, empat peserta Welding, dan enam peserta Hospitality.
Pemerintah daerah memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh peserta yang berhasil menyelesaikan program pelatihan. Para siswa telah melewati tahapan pembelajaran yang lebih mendalam dengan fokus pada kebutuhan nyata dunia industri, mulai dari penguatan kemampuan dasar, penguasaan komputer, matematika, bahasa Inggris, hingga pengembangan kemampuan analisis dan pemecahan masalah.
Selain kompetensi teknis, pembinaan karakter juga menjadi bagian penting dalam proses pelatihan. Nilai-nilai seperti disiplin, tanggung jawab, kerja keras, kemampuan beradaptasi, serta kemauan untuk terus belajar ditanamkan kepada seluruh peserta sebagai bekal menghadapi dunia kerja profesional.
Dalam kesempatan tersebut juga disampaikan bahwa sebelumnya telah ada lulusan program yang mengikuti pelatihan lanjutan dan diberangkatkan ke Jepang. Hal ini menjadi salah satu bukti bahwa anak-anak asli Papua, khususnya dari tujuh suku di Teluk Bintuni, memiliki peluang yang sama untuk bersaing dan bekerja hingga ke luar negeri.
Kata Dominggus, Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni berkomitmen untuk terus mendukung keberlanjutan program pelatihan yang berorientasi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia lokal sebagai bagian dari visi pembangunan daerah.
Kepada para lulusan, Bupati berpesan agar sertifikat yang diperoleh tidak hanya menjadi simbol keberhasilan, tetapi harus menjadi motivasi untuk terus berjuang meraih masa depan yang lebih baik.
“Berakhirnya program ini bukanlah garis akhir perjalanan kalian. Hari ini justru menjadi titik awal untuk memasuki babak baru yang lebih menantang. Teruslah belajar, tingkatkan kemampuan, dan jangan pernah berhenti berusaha karena dunia kerja terus bergerak dan berkembang dengan sangat cepat,”Pesan Bupati.
Acara pengukuhan dan pelepasan Angkatan XX P2TIM-TB berlangsung dengan penuh semangat dan harapan, menjadi bukti nyata sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga pelatihan dalam mencetak tenaga kerja lokal yang siap bersaing di tingkat nasional maupun internasional. [TIM/RED]
