DaerahGarda Papua BaratGarda Teluk BintuniHeadline newsHUMANISNasionalRegional

Sinergi Perkuat Konektivitas Jalan di Teluk Bintuni, Bupati Yohanis Manibuy dan Kepala BBPJN tandatangani MOU

MANOKWARI, gardapapua.com — Kementerian PUPR, Direktorat Jenderal Bina Marga, Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Papua Barat–Papua Barat Daya bersama Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni terus memperkuat sinergi untuk mendukung penguatan pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan.

Sebab dengan jalan yang mulus dan terhubung bukan sekadar aspal. Di Teluk Bintuni, itu berarti logistik lebih lancar, harga lebih stabil, dan warga lebih mudah menjangkau layanan dasar.

Hal ini dibuktikan, Pemkab Teluk Bintuni dan BBPJN, resmi melaksanakan Penandatanganan Nota Kesepakatan tentang Sinergi Penanganan Jalan Nasional di Kabupaten Teluk Bintuni pada Rabu, 29 Juli 2026, bertempat di Ruang Rapat BBPJN Papua Barat–Papua Barat Daya, Manokwari.

Penandatanganan dilakukan oleh Kepala BBPJN Papua Barat–Papua Barat Daya, Wijayanto, dan Bupati Kabupaten Teluk Bintuni, Yohanis Manibuy, sebagai wujud komitmen bersama dalam memperkuat koordinasi dan kolaborasi pembangunan infrastruktur jalan nasional.

Pertemuan ini menjadi forum strategis untuk membahas berbagai upaya peningkatan konektivitas di Kabupaten Klungkung. Sejumlah isu yang menjadi perhatian bersama meliputi pelaksanaan Program Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah, usulan upgrade dan downgrade status jalan, serta penguatan aksesibilitas jaringan jalan untuk mendukung mobilitas masyarakat dan distribusi logistik.

Koordinasi yang erat antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah diharapkan membuat berbagai program pembangunan infrastruktur berjalan lebih efektif, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Kepala Balai BPJN Papua Barat–Papua Barat Daya, Wijayanto, menegaskan bahwa kolaborasi lintas pemerintah adalah kunci untuk mewujudkan jaringan jalan yang semakin terhubung dan berdaya saing.

“Semoga sinergi ini semakin memperkuat konektivitas wilayah dan menghadirkan infrastruktur jalan yang mendukung pertumbuhan ekonomi serta kesejahteraan masyarakat,”Ujar Kepala Balai BPJN Wijayanto

Menanggapi itu, Bupati Kabupaten Teluk Bintuni, Yohanis Manibuy, berterima kasih atas kolaborasi dan sinergitas yang terbangun.

Harapannya adalah, melalui penguatan sektor Infrastruktur jalan yang semakin andal diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, meningkatkan daya tarik investasi, di daerah.

Koordinasi yang erat antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah diharapkan menjadi tindak lanjut nyata. Mengingat, respon cepat Pemkab Teluk Bintuni telah mengalokasikan APBD untuk mendukung pelebaran dan peningkatan Jalan Menuju 2 Jalur Atibo–Kantor Bupati. Proyek ini mencakup dua ruas prioritas yaitu, Ruas Mameh–Bintuni sepanjang 3,05 km dan Ruas Akses Pelabuhan Bintuni sepanjang 7,30 km.

Dengan koordinasi yang lebih erat antara pusat dan daerah, program infrastruktur diharapkan berjalan lebih efektif, tepat sasaran, dan memberi dampak langsung: waktu tempuh lebih singkat, biaya angkut turun, dan roda ekonomi di Teluk Bintuni berputar lebih cepat.

“Terima kasih atas kolaborasi yang terbangun. Dengan infrastruktur jalan yang semakin baik, kami optimistis daya tarik investasi di Teluk Bintuni meningkat, pergerakan ekonomi tumbuh, dan manfaatnya langsung dirasakan masyarakat,”Kata Bupati Yohanis. [Ian/Red]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *