Aspirasi RakyatBudayaGarda FakfakGarda Papua BaratHeadline newsLingkungan dan HAMNasional

Gotong Royong Jaga Bumi Fakfak, DLHP Fakfak Dorong Kesadaran Menjaga Lingkungan Bersih 

FAKFAK, gardapapua.com – Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 menjadi pengingat lembut bahwa bumi tidak bisa dijaga sendirian. TP-PKK Kabupaten Fakfak bersama Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan (DLHP) Fakfak mengajak seluruh masyarakat mengambil peran nyata. Bukan peran besar di panggung, tapi peran kecil yang konsisten dari rumah sendiri.

DLHP Fakfak bergerak cepat, koordinasi lintas sektor diperkuat, kerja bakti lingkungan digalakkan, sosialisasi pengurangan sampah digencarkan.

Ajakan paling mendasar disuarakan dan mengajak Masyarakat mulailah menjaga lingkungan tetap bersih dengan memilah sampah dari dapur rumah tangga. Langkah ini sejalan dengan Surat Edaran Menteri Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Nomor 09 Tahun 2026.

Kepala DLHP Fakfak, Liza Neirasari, menegaskan dengan kalimat yang meneduhkan sekaligus menggugah. Sebab, persoalan lingkungan adalah tanggung jawab bersama.

Sebagaimana mengusung tema nasional “Saatnya Beraksi Untuk Iklim”, peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia tahun 2026, menjadi momentum penting untuk membangun kesadaran kolektif masyarakat terhadap ancaman perubahan iklim yang semakin nyata terjadi di berbagai daerah, termasuk di Kabupaten Fakfak.

Karena itu, DLHP Fakfak terus mengajak masyarakat, sekolah, komunitas, pelaku usaha, tokoh adat, tokoh agama, hingga generasi muda untuk ikut mengambil bagian dalam gerakan penyelamatan lingkungan secara berkelanjutan.

“Kesadaran menjaga bumi harus dimulai dari lingkungan terkecil, dari diri sendiri dan rumah sendiri, serta lingkungan. Contohnya adalah dari kebiasaan sederhana seperti menjaga kebersihan, mengurangi sampah, dan mencintai lingkungan,”Ucap Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan Kabupaten Fakfak, Liza Neirasari, pada Sabtu (6/6/2026).

Ia mengingatkan, perubahan iklim bukan lagi isu jauh di negeri orang. Fakfak sudah merasakannya: cuaca yang tak lagi menentu, tumpukan sampah yang makin tinggi, ekosistem yang tertekan.

Karena itu, melalui kolaborasi dengan PKK, masyarakat didorong tiga langkah nyata, yaitu : kurangi timbulan sampah dari sumbernya, biasakan memilah sampah, kurangi plastik sekali pakai. Bangun budaya hidup bersih mulai dari keluarga, baru meluas ke masyarakat.

“Mari jadikan peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia sebagai momentum untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan dan memperkuat semangat gotong royong dalam menjaga kebersihan daerah kita,”Pesannya.

“Dengan semangat ‘Saatnya Beraksi Untuk Iklim’, Pemerintah Kabupaten Fakfak berharap tumbuhnya kesadaran kolektif masyarakat dalam menjaga alam sebagai warisan berharga bagi generasi masa depan,”Tegas Liza menambahkan. [FY/RED]

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *