Telah Berusia ke-59, SMA Negeri 1 Manokwari Tiada Henti Ukir Prestasi Nasional hingga Internasional
MANOKWARI, gardapapua.com – Suasana syukur dan bangga terasa kental saat SMA Negeri 1 Manokwari merayakan Hari Ulang Tahun ke-59 pada pada Selasa, 31 Maret 2026.
Syukuran peringatan perayaan HUT kali ini, menjadi momen refleksi sekaligus bukti nyata bahwa sekolah ini, tiada henti mengukir prestasi gemilang, dari tingkat nasional hingga panggung internasional.
Kepala SMA Negeri 1 Manokwari, Lucinda Patricia Mandobar, menyebut pencapaian tahun ini menjadi kebanggaan bersama. Sekolah yang ia pimpin berhasil masuk jajaran 100 SMA berprestasi di Indonesia dan menempati peringkat ke-55 secara nasional.

“Puji Tuhan, di tahun 2026 ini SMA Negeri 1 Manokwari berhasil menduduki peringkat ke-55 dari 100 SMA berprestasi di Indonesia, dengan perolehan sekitar 220 hingga 260 medali di tingkat nasional,” ujar Lucinda.
Prestasi itu tidak berhenti di dalam negeri. Sejak 2022 hingga 2025, siswa-siswi SMA Negeri 1 Manokwari bersama tim Terang Papua rutin membawa pulang medali emas dari kompetisi karya ilmiah internasional. Hal ini menjadi bukti, bahwa prestasi anak Papua asal Kota Manokwari, Papua Barat mampu bersaing ditingkat global.
Deretan prestasi lain juga menguatkan reputasi sekolah ini. Mulai dari Olimpiade Sains Nasional, Olimpiade Olahraga Nasional, festival seni dan olahraga, hingga lomba debat Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris. Tim debat sekolah bahkan pernah menembus peringkat enam dunia.
“Sejak 2022 hingga 2025, kami bersama tim Terang Papua telah meraih medali emas di ajang internasional. Ini menjadi bukti bahwa anak-anak kita mampu bersaing di tingkat global,” katanya.
Di bidang riset dan inovasi, SMA Negeri 1 Manokwari juga konsisten. Sekolah ini berhasil menjadi finalis Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia atau OPSI selama tiga tahun berturut-turut. Capaian serupa diraih di Festival Inovasi dan Kewirausahaan Siswa Indonesia tingkat nasional.
Bagi Lucinda, semua capaian ini adalah kerja kolektif guru, siswa, orang tua, dan dukungan masyarakat Papua Barat.
Sehingga momentum HUT ke-59 juga dipakai sekolah untuk menggalang dukungan. Dua tim siswa saat ini sedang dipersiapkan mengikuti ajang internasional di Malaysia dan Jepang.
Pihak sekolah berharap alumni dan masyarakat terus menguatkan dukungan agar anak-anak Manokwari bisa kembali mengharumkan nama daerah.
“Perayaan HUT ke-59 ini kami harapkan semakin memotivasi seluruh civitas akademika untuk terus berprestasi dan mengangkat nama Papua Barat di kancah nasional hingga internasional,” tutup Lucinda.
Dengan usia yang semakin matang, SMA Negeri 1 Manokwari menegaskan diri bukan hanya sekolah tertua, tetapi juga rumah tumbuh bagi generasi berprestasi dari Tanah Papua. [FY/TIM]
