Ops Ketupat Mansinam, Imbauan Patuhi Prokes Covid-19 Terus di Galakkan Polda Papua Barat

MANOKWARI, gardapapua.com — Operasi penegakan peningkatan disiplin terhadap penerapan protokol kesehatan (prokes) covid -19 di lingkungan masyarakat, terus dihimbaukan oleh jajaran Polda Papua Barat di sela – sela kegiatan operasi ketupat mansinam tahun 2021 dan dalam rangka menjelang hari raya idul fitri 1442 Hijriah.

Hal itu tak lain, guna mengantisipasi merebaknya wabah virus Corona (Covid-19), di hari – hari menjelang hari raya kemenangan umat muslim di Papua Barat, khususnya di kota manokwari.

Salah satunya telah dihimbaukan melalui personel gabungan Ops Ketupat Mansinam yang dipimpin oleh Iptu Finsensius selaku Paposko Ops Shift II, saat melaksanakan patroli dan himbauan kamtibmas kepada masyarakat seputaran Manokwari, Minggu (9/5/2021), disalah satu tempat peribadatan.

Tujuan pelaksanaan patroli adalah menjamin rasa aman bagi masyarakat menjelang hari raya Idul Fitri. Selain melaksanakan patroli, personil juga menghimbau pengguna jalan untuk taat protokol kesehatan dengan menggunakan masker dan tidak berkerumun untuk mencegah penularan covid-19.

Terpisah, Kabid Humas Polda Papua Barat Kombes Pol. Adam Erwindi, S.Ik.M.H. melalui siaran persnya, mengatakan bahwa kegiatan operasi ketupat mansinam yang menjadi prioritas adalah memutus rantai penyebaran virus covid – 19 yang saat ini tengah merebak di masyarakat.

“Kami berikan himbauan kepada masyarakat untuk mencegah penyebaran virus Corona dengan selalu menerapkan protokol kesehatan saat beraktivitas diluar rumah, serta ajakan untuk menunda mudik lebaran 1442 H,”Ungkap Kabid Humas.

Kabid Humas Polda Papua Barat yang juga sebagai Kasatgas Ban Ops dalam operasi Ketupat Mansimam ini menjelaskan, bahwa saat ini jajaran Polri di seluruh indonesia secara serentak menggelar operasi ketupat yang tujuannya dalam mendukung pemerintah pusat dan daerah terkait pelarangan mudik lebaran 1442 H, sekaligus sebagai langkah pencegahan meningkatkatnya korban yang terpapar Covid-19, khususnya di Papua Barat.

“Terkait larangan mudik ini, masyarakat diharapkan untuk dapat juga mendukung upaya pemerintah dalam menekan angka korban penularan Covid-19, meskipun sejatinya kita semua ingin bersama dengan keluarga di kampung pada suasana lebaran Idul Fitri 1442 H,”Ajak Kabid Humas. [*/Red]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *