Jelang Hari Raya Idul Fitri 1442 H, Pemprov Papua Barat Bakal Gelar Pasar Murah, Kabupaten/Kota Diminta Jejaki

Klik Tautan Video Dibawah Ini, Jangan Lupa Like dan Subscribe :

MANOKWARI, gardapapua.com — Jelang Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah tahun 2021 Pemerintah Provinsi Papua Barat melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) bakal menggelar rangkaian pasar murah.

George Yarangga selaku Kepala Dinas Perindag Papua Barat, menuturkan bahwa pelaksanaan pasar murah ini adalah bentuk keseriusan Pemerintah Derah dalam memantau dan memastikan bahwa kebutuhan pokok untuk masyarakat cukup saat Ramadan hingga Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah nantinya.

Direncanakan kegiatan Pasar murah itu akan di gelar dilapangan Borarsi Manokwari, pada 6-8 Mei 2021 mendatang, bersama sejumlah distributor / Agen panyalur Bahan Pokok (Pelaku Usaha).

“Adapun untuk tingkat provinsi akan di laksanakan pada 6 – 8 mei 2021. Dan diharapkan nanti bapak gubernur yang langsung membuka kegiatan tersebut, sembari memberikan himbauan langsung kepada masyarakat,”Ungkap George Yarangga.

Dia juga mengatakan bahwa pelaksanaan pasar murah ini bertujuan untuk menjamin ketersediaan bahan pokok dan stabilisasi harga menjelang hari raya sekaligus membantu masyarakat mendapatkan bahan pokok dengan harga yang lebih murah di masa pandemi covid 19 ini. Sehingga diharapkan, pada lingkup pemerintah daerah di tingkat kabupaten/kota se-papua barat dapat melaksanakan hal serupa.

“Pasar murah kami harap bukan saja dilaksanakan di provinsi papua barat, kalau bisa di kabupaten/kota yang ada di Papua barat ini juga bisa melaksanakan kegiatan pasar murah sehingga memberikan harga yang terjangkau agar masyarakat bisa datang untuk membeli paling tidak untuk bahan pokok yang tersedia sehingga menjelang lebaran nanti, masyarakat bisa mendapatkan jumlah komuditi bahan pokok ini secara terjangkau,”Imbaunya

Dijelaskan juga, bahwa pihaknya secara rutin telah melakukan pemantauan dan pelaporan terkait kebutuhan pokok masyarakat di daerah-daerah yang sulit dijangkau. Kemudian melakukan berbagai upaya untuk nantinya mengendalikan harga agar tetap stabil.

“Tanggal 27 April ini kami gelar rapat bersama Tim TPID, sesudah itu kami langsung tinjau lapangan untuk sidak bersama,”Tukasnya. [Ian/Red]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *