Gandeng Media Massa, HAKLI dan UNICEF Gelar Pertemuan Koordinasi Komunikasi Pengendalian Covid-19

MANOKWARI, gardapapua.com — Guna menyelaraskan pemahaman terkait penggunaan dan penyaluran Vaksin Covid-19, secara luas nantinya di Provinsi Papua Barat, Himpunan Ahli Kesehatan Lingkungan Provinsi Papua Barat, menggandeng UNICEF perwakilan papua barat menyelenggarakan Pertemuan koordinasi komunikasi resiko pengendalian covid-19 bersama wartawan media massa khususnya di wilayah Manokwari, Papua Barat.

Pertemuan ini dilaksanakan atas kerjasama dengan Tim Gustu Covid-19 Papua Barat.

Pertemuan ini berlangsung di lantai II salah satu gedung pertemuan Swisbell Hotel Manokwari, sabtu (19/12/2020), dibuka oleh dr. Arnoldus Tiniap, M.Empid mewakili jajaran pemerintah papua barat dan selaku ketua harian tim gustu Covid-19 papua barat berkesempatan membuka kegiatan dan memberikan sambutan.

Dalam pertemuan itu, secara garis besar, dr. Arnoldus Tiniap mengatakan, bahwa sejauh ini bahwa secara keseluruhan

“Jadi berdasarkan lintas koordinasi kemungkinan mulai dari januari 2021 mendatang ketersedian vaksin covid-19 mulai didistribusikan. Dan pada prinsipnya kami pihak RSUD Provinsi Papua barat selalu siap. Sehingga dari hal ini perlu teman – teman ketahui nanti bahwa untuk segala penyampaian informasi kami minta agar bersama memberikan informasi yang tepat kepada masyarakat. Agar dalam proses penyebaran vaksinasi ini bisa merata dengan baik dan diterima masyarakat,”Ujar Arnoldus Tiniap.

Kegiatan pertemuan kemudian dilanjutkan dengan pemaparan oleh narasumber Rustini Floranita CSD Specialist UNICEF Papua Barat.

Menurut Rustini, terkait penyebaran vaksin Covid-19 ini diharapkan nanti akan merata dengan baik. Sehingga perlu bersama mendorong pemahaman yang baik kepada masyarakat agar manfaat dari ketika telah di vaksinasi dengan tujuan untuk pembentukan kekebalan spesifik pada penyakit COVID-19 benar – benar dapat tercapai agar masyarakat dapat terhindar dari tertular.

“Dimana yang akan di vaksinasi adalah usia 18 – 59 tahun, ini menjadi prioritas. Orang – orang yang sudah di vaksin sudah tentu menjaga lingkungannya. Sehingga mari kita bersama memberikan penjelasan yang baik dulu agar diterima masyarakat papua barat secara luas. Karena ini untuk keselamatan kita semua,”Paparnya. [Ian/Red]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *