Masyarakat di Kaimana Rasakan Bantuan Sembako Kapolri dan Aslog Polri

KAIMANA, gardapapua.com — Ditengah Pandemi Virus Corona (Covid19) yang melanda tanah Air, POLRI tidak tutup mata. Bukti nyata, terdiri sebanyak 10 Ton bantuan sembako dari Kapolri Jenderal Polisi Idham Azis dan 10 Ton lainnya dari Aslog Polri, juga disebarkan kepada masyarakat kabupaten Kaimana.

Dimana bantuan kapolri sebanyak 10 Ton beras berukuran 5 Kg, dan sejumlah sembako kerjasama dengan pihak Dolog Fak-fak tiba di Pelabuhan Kaimana Pada Rabu (18/6) dan telah di distribusikan ke sejumlah Polsek teluar dan Perairan di wilayah Hukum Polres Kaimana.

“Ditengah Covid 19 ada bantuan sembako dari Kapolri dan Aslog POLRI untuk sejumlah Polda dab Polres termasuk Polres Kaimana, untuk Polres Kaimana 10 Ton dari Kapolri dan 10 Ton dari Aslog, yang Kapolri dalam bentuk dana dan kami telah kerjasama dengan Dolog Fak-Fak dan bantuan itu sudah tiba Rabu(18/6) dan sudah di Distribusikan Kapolsek Arguni, Buruway, dan Pospol Kambrauw, tingal Polsek Etna, karena faktor cuaca jadi belum didistribusikan,” Terang Kapolres Kaimana, AKBP, Iwan P Manurung, S.IK, kepada Wartawan Jumat (19/6) di ruang kerjanya.

Kapolres Kaimana, AKBP, Iwan P Manurung, S.IK,

Pemberian bantuan sembako, kata kapolres lebih kepada masyarakat yang terdampak langsung COVID -19.

“Datanya setiap polsek itu sudah ada dan memang disortir sehingga harus benar benar mereka yang terima adalah masyarakat, bukan pegawai, oleh sebabnya harus melampirkan KT dan KK bagi penerima,”Terangnya.

Sementara untuk bantuan sembako dari aslog akan tiba dan akan dibagikan kepada masyrakat di pingiran Polsek kota kaimana.

“Untuk yang Aslog POLRI itu juga akan sama, yang untuk polsek target kita nanti pada masyarakat di daerah pingiran polsek kota yang benar banar membutuhkan, sekaligus dengan kegiatan Bhakti sosial dalam rangka HUT Polri Tahun 2020 ini,”Jelasnya

Dirinya berharap, bantuan sembako dari Kapolri dan Aslog POLRI yang diterima oleh masyrakat, bisa mengurangi beban masyrakat ekonomi kemah ditengah pandemi COVID 19.

“Jangan dinilai seberapa besar bantuan yang diberikan, tetapi saya berharap bisa mengurangi beban ekonomi masyarakat,”Imbuhnya. [JO/RED]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *