Bupati Yohanis Manibuy Ajak Ikatan Keluarga Toraja Berperan Aktif Dukung dan Sukseskan Kebijakan Pembangunan Daerah
TELUK BINTUNI, gardapapua.com — Bupati Teluk Bintuni, Yohanis Manibuy mengajak Ikatan Keluarga Toraja (IKT) Kabupaten Teluk Bintuni untuk berperan aktif mendukung dan menyukseskan seluruh kebijakan pembangunan daerah.
Ajakan tersebut disampaikan Bupati saat memberikan amanat sambutannya dalam kegiatan Musyawarah Wilayah IV Ikatan Keluarga Toraja (IKT) Papua Barat dan dirangkaian dengan Syukuran Hari Ulang Tahun ke 51 Ikatan Keluarga Toraja (IKT) Kabupaten Teluk Bintuni, pada sabtu 30 mei 2026.
Bupati Yohanis menegaskan, peran serta organisasi kemasyarakatan berbasis kekeluargaan seperti IKT sangat strategis dalam mempercepat pembangunan di Teluk Bintuni. Terlebih, Teluk Bintuni saat ini menjadi sorotan pemerintah pusat sebagai daerah strategis di Papua Barat, khususnya pada sektor kemasyarakatan.
“Saya mengajak IKT untuk terus berperan aktif mendukung dan menyukseskan setiap program dan kebijakan yang dicanangkan oleh Pemerintah Daerah. Nilai-nilai luhur budaya Toraja yang mengajarkan untuk saling menghargai, saling mengingatkan, dan saling menghormati merupakan modal sosial yang sangat penting untuk menjaga persaudaraan dan memperkuat kohesi sosial di tengah keberagaman masyarakat Teluk Bintuni,”Imbuh Bupati Yohanis Manibuy.

Hal ini selaras seiring Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni sedang berjalan dengan visi besar: “Teluk Bintuni Serasi” untuk mendukung terwujudnya Papua Barat yang Aman, Sejahtera, Mandiri, dan Bermartabat. Visi ini tidak akan bisa tercapai hanya dengan kekuatan pemerintah semata, melainkan membutuhkan dukungan, partisipasi, dan sinergitas dari seluruh elemen masyarakat, termasuk organisasi kemasyarakatan seperti Ikatan Keluarga Toraja.
“Kehadiran Ikatan Keluarga Toraja di mana-mana, khususnya di Provinsi Papua Barat dan Kabupaten Teluk Bintuni menjadi wadah untuk memperkuat identitas budaya, tetapi juga menjadi bagian penting dalam menjaga persatuan dan kebersamaan masyarakat Toraja sebagai bagian dari masyarakat Indonesia yang majemuk,”Ucap Bupati

Bupati dikesempatan itu juga menyampaikan apresiasi kepada Pengurus Wilayah IKT Provinsi Papua Barat yang telah mempercayakan kegiatan Musyawarah Wilayah ke-4 untuk dilaksanakan di Kabupaten Teluk Bintuni sebagai tuan rumah, sekaligus menjadi bagian sukacita bersama dalam rangka syukuran ulang tahun IKT Teluk Bintuni ke-51 tahun 2026.
“Adapun terkait agenda Musyawarah Wilayah, besar harapan saya dapat menjadi wadah untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja, penguatan konsolidasi program kerja dan organisasi, sekaligus menentukan arah gerak organisasi,”Ujar Bupati Yohanis Manibuy.
Bupati berharap, Muswil IV IKT Papua Barat mampu merumuskan langkah ke depan, serta memilih kepengurusan baru yang diharapkan lebih solid, lebih kreatif, dan lebih responsif terhadap tantangan zaman.
“Karena itu, saya berharap Muswil ini dilaksanakan dengan semangat kekeluargaan, musyawarah mufakat, serta kedewasaan dalam berorganisasi. Perbedaan pandangan adalah hal yang biasa, namun persatuan dan tujuan bersama harus tetap menjadi prioritas utama,”Harapnya.
Selanjutnya, melalui kesempatan yang baik itu, Bupati Yohanis Manibuy menyampaikan ucapan selamat ulang tahun ke-51 kepada IKT Kabupaten Teluk Bintuni. Dimana selama puluhan tahun, IKT telah hadir dan memberikan warna tersendiri dalam keberagaman budaya Teluk Bintuni.
“Saya berharap IKT terus menjadi organisasi yang solid, menjadi rumah besar yang mempersatukan seluruh keluarga Toraja, sekaligus menjadi perekat persatuan antar suku dan antar golongan di Papua Barat, khususnya di Kabupaten Teluk Bintuni. saya mengajak IKT agar terus aktif, bersinergi, dan menjadi mitra pemerintah dalam menyukseskan program-program pembangunan daerah,”Pinta Bupati.
Adapun melalui apresiasi atas perhatian dan kepercayaan yang telah diberikan pemerintah daerah bagi Ikatan Keluarga Toraja (IKT), maka diharapkan seluruh kebijakan Pemda mendapat dukungan dan peran partisipasi aktif, menjadi teladan dalam pembangunan sebagaimana prinsip ‘Tongkonan’ yaitu kebersamaan dan gotong royong. [Ian/Red]
