DaerahGarda Papua BaratGarda Teluk BintuniHeadline newsHUMANISRegional

Jadi Wajah Baru Pelayanan Publik, Ini Harapan BKPP bagi 299 Peserta Latsar CPNS 2021 Teluk Bintuni

TELUK BINTUNI, gardapapua.com – Tepuk tangan meriah mengakhiri empat bulan perjuangan, sebanyak 299 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) formasi 2021 Kabupaten Teluk Bintuni resmi dinyatakan kompeten dan lulus Pelatihan Dasar, pada Kamis (6/7/2026).

Penutupan Pelatihan Dasar (Latsar) digelar di Gedung Sasana Karya, Kompleks Perkantoran Pemda Teluk Bintuni, SP3 Manimeri, dengan penuh haru dan harapan baru.

Latsar ini merupakan kerja sama Pemda Teluk Bintuni dengan BPSDM Provinsi Papua Barat. Selama empat bulan, para peserta digembleng untuk siap menjadi ASN yang profesional dan melayani.

Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatihan (BKPP/BKD) Kabupaten Teluk Bintuni adalah Sefnat N. Manikrowi, S.Sos, dalam pemaparannya merincikan, bahwa dari 303 peserta yang mengikuti tahapan latsar, sebanyak 299 orang berhasil menyelesaikan seluruh tahapan dengan baik.

Sementara itu, 1 orang berpulang, 2 orang berhalangan sakit, 2 orang mengikuti ujian rancangan, dan 2 orang mengikuti ujian organisasi.

“Kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya. Perjalanan ini tidak mudah, tapi kalian berhasil membuktikannya,”Ujar Sefnat.

Dalam amanatnya, Sefnat meminta para ASN baru agar dapat menjadikan nilai-nilai Latsar sebagai kompas kerja.

“Tunjukkan integritas dan kedisiplinan saat melayani masyarakat. Jadilah agen perubahan yang membawa kemajuan pelayanan bagi masyarakat luas,”Pesannya.

Senada dengan itu, Sekretaris BPSDM Provinsi Papua Barat, Dr. Edison Ompe, menegaskan bahwa tujuan Latsar adalah mengubah pola pikir. Dimana dari mentalitas birokrasi lama, menuju ASN modern yang kompeten, akuntabel, dan adaptif.

“Ilmu yang didapat jangan berhenti di kelas. Segera aktualisasikan di tempat tugas masing-masing. Masyarakat sedang menunggu pelayanan yang lebih baik dari kalian,”Tegas Edison.

Dengan ditutupnya Latsar, 299 ASN ini akan segera ditempatkan di berbagai OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Teluk Bintuni. Yang mana dipundak mereka, ada harapan masyarakat akan pelayanan yang lebih cepat, ramah, dan transparan.

Karena pada akhirnya, menjadi ASN bukan soal status, Ini tentang mengabdi. Tentang hadir untuk rakyat.

“Tunjukkan integritas dan kedisiplinan saat melayani masyarakat. Kami berharap kalian dapat meningkatkan kinerja dan menjadi agen perubahan yang membawa kemajuan pelayanan bagi masyarakat luas,”Ucap

Pemerintah daerah berharap, kehadiran generasi ASN 2021 ini bisa menjawab tantangan pelayanan di Teluk Bintuni yang terus berkembang. Karena pada akhirnya, ukuran keberhasilan ASN bukan di atas kertas, tapi dari seberapa besar manfaatnya dirasakan masyarakat. [Ian/Red]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *