Gelar Upacara Hari Bhayangkara Ke-80, Komitmen Polres Teluk Bintuni Teguhkan Pengabdian untuk Masyarakat
TELUK BINTUNI, gardapapua.com — Suasana khidmat menyelimuti Lapangan Apel Mako Polres Teluk Bintuni, pada Rabu (1/7/2026). Tepat pukul 08.00 WIT, Polres Teluk Bintuni menggelar Upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 dengan tema nasional : “80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat”.
Upacara berlangsung tertib, disiplin, dan aman. AKBP Hari Sutanto, S.I.K. selaku Kapolres Teluk Bintuni bertindak sebagai Inspektur Upacara. IPDA Adrian Jovian,S.Trk memimpin jalannya upacara, didampingi AKP Rahmat Alfitri, S.H. sebagai Perwira Upacara.
Bripda Ramadan Okta Abimanyu membacakan teks Tri Brata dengan lantang, dipandu Bripda Tania S. Ruata, sementara doa dipimpin Aipda Frengky Wabiser, S.H.
Sementara itu, pada barisan pasukan gabungan tampil solid, mulai dari Pleton POMAD, Kodim 1806 TB, Pos-AL TB, Brimob Kompi 3 Yon A Pelopor, Samapta, Polairud, Lantas, hingga gabungan Staf, Reskrim, Intel, dan Narkoba Polres Teluk Bintuni. Hadir pula Pleton Satpol PP dan Dishub.
Kehadiran Forkopimda memperkuat semangat sinergitas. Bupati Teluk Bintuni Yohanis Manibuy, Dandim 1806 Letkol Inf Yan Doli Simanjuntak, Danyon 763/SBA, Dan Subdenpom Lettu Cpm Adryanto, Wakil Ketua II DPRK Yasman Yasir, Kajari Muhammad Iqbal, hingga pimpinan OPD dan tokoh masyarakat turut hadir.
Kapolres Teluk Bintuni, AKBP Hari Sutanto, S.I.K., dalam kesempatan itu turut membacakan amanat Presiden RI, yang mana dalam penegasannya, kepada jajaran Polri diminta tidak lagi sekadar reaktif.
Selain itu, menghadapi ketidakpastian geopolitik global, perang siber, hingga kejahatan transnasional, Polri harus bergerak prediktif dan adaptif.
Presiden juga mengapresiasi kontribusi Polri mengawal program prioritas nasional: SPPG untuk Makan Bergizi Gratis, swasembada pangan lewat jagung, pemberantasan judi online dan narkoba, penyediaan hunian, hingga pengamanan PSN untuk investasi.
Setidaknya ada lima instruksi Presiden Prabowo untuk Polri, diantaranya :
1. Perkuat reformasi kelembagaan menuju birokrasi transparan, akuntabel, dan berintegritas.
2. Tingkatkan profesionalitas pelayanan dengan teknologi informasi untuk menjaga public trust.
3. Perkuat SDM era digital dalam rangka menghadapi ancaman multidimensional.
4. Tingkatkan fleksibilitas organisasi yang berbasis data, prediktif, dan kolaboratif.
5. Perkuat legitimasi institusi lewat budaya integritas dan respons cepat atas keluhan publik.
Lima instruksi tersebut, sebagai dorongan kembali bagi jajaran Polri di usia ke- 80 Tahun menjadi Polri yang presisi, serius dalam pengabdian bagi Masyarakat, dimaknai sebagai panggilan untuk memberi perlindungan dan pengayoman sejati. Sebab, ujung muara dari seluruh pelayanan Polri adalah rakyat.
Sesuai pantauan, rangkaian prosesi upacara ditutup dengan Himne Polri dan doa bersama. Rangkaian selesai pukul 09.05 WIT dalam kondisi aman dan kondusif, menandai semangat baru pengabdian Polri di usia ke-80, pada 1 Juli 2026. [Ian/Red]
