Aspirasi RakyatBudayaDaerahGarda Teluk BintuniHeadline newsRegional

Warnai HUT ke-23 Teluk Bintuni, Waket II DPRK Dorong Pelestarian Budaya Panahan Tradisional Moskona

TELUK BINTUNI, gardapapua.com — Perlombaan panahan tradisional Moskona turut memeriahkan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-23 Kabupaten Teluk Bintuni. Kegiatan yang melibatkan masyarakat dari Tujuh Suku ini berlangsung meriah di lapangan GSG Bintuni dan menjadi salah satu atraksi budaya yang menarik perhatian masyarakat.

Panahan tradisional Moskona menggunakan peralatan khas warisan leluhur, yakni tangkai bambu, tali dan busur dari rotan, sementara mata panah dibuat dari besi yang diruncingkan maupun kayu yang dibentuk menyerupai ujung panah. Tradisi ini dahulu digunakan masyarakat untuk berburu dan memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

Dalam pembukaan kegiatan tersebut, Wakil Ketua II DPRK Teluk Bintuni, Yasman Yasir, turut berbaur bersama para pemanah tradisional handal dari Tanah Sisar Matiti.

Menurut Yasman Yasir, tradisi panahan tradisional perlu didorong dan dikawal pelestariannya dan dikembangkan sebagai bagian dari identitas budaya daerah. Ia berharap budaya tersebut dapat menjadi salah satu ikon pariwisata di Teluk Bintuni.

“Tradisi ini perlu dilestarikan, dan kalau bisa menjadi salah satu ikon Teluk Bintuni dalam menggiatkan pariwisata di daerah ini,”Ujar Wakil Ketua II DPRK Teluk Bintuni, Yasman Yasir.

Ia juga menegaskan bahwa kekayaan budaya tidak hanya berasal dari Suku Moskona, tetapi juga dari berbagai suku lain yang mendiami Tanah Sisar Matiti dan memiliki tradisi yang beragam.

Yasman berharap perlombaan panahan tradisional tersebut dapat berjalan dengan baik dan terus dilaksanakan pada momen-momen budaya maupun perayaan daerah.

“Soal siapa yang menjadi juara itu bukan nomor satu. Yang paling berharga adalah kita masih menghargai tradisi para orang tua terdahulu yang menggunakan panah untuk memenuhi kebutuhan hidup dengan berburu,”Tandas politikus yang lahir dan besar di Teluk Bintuni itu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *