DaerahGarda ManokwariGarda Papua BaratHeadline newsHUMANISSudut Pandang

Begini Kesan Lamek Dowansiba, Pemuda Asal Pegaf yang Dapat Peran ‘Bhabinkamtibmas’ di Film Sepi Temukan Pagi

MANOKWARI, gardapapua.com — Lamek Dowansiba, demikian namanya. Sosok pemuda pemimpin humble asal tanah papua, dari Pegunungan Arfak (Pegaf), Papua Barat, yang mendapatkan kesempatan melebarkan sayapnya untuk merambah dunia seni peran.

Berkat ketekunannya yang berfokus di bidang literasi, Lamek Dowansiba alias Bung Lado, anak Kampung / Desa, Maisepi, kelahiran Minyambouw, 20 Mei 1991, merupakan salah satu Pemuda asli Papua Barat, yang didorong untuk mencoba peruntungannya di film layar lebar, garapan sutradara Sukris Sianturi, bertajuk ‘Sepi Temukan Pagi’. Terobosan kreatif dan inovatif pembuatan produksi film Layar lebar ini, merupakan kerjasama Polda Papua Barat dengan Jan Enes Film.

Film ‘Sepi Temukan Pagi’ ini sendiri, adalah sebuah karya anak – anak asli Papua Barat, yang diangkat dari kisah nyata seorang polisi yang bertugas dengan tekun di pedalaman Papua.

Dia adalah Bripka Septinus Arui, Bhabinkamtibmas Kampung Arfu Polres Manokwari, Polda Papua Barat, yang dalam menjalani tugasnya sebagai seorang abdi negara, namun juga menginisiasi peningkatan Pendidikan dasar, di Wilayah Papua Barat. Dia juga seorang Pendeta yang setiap saat kerap berkesempatan memimpin Ibadah melayani para jemaat / masyarakat di kampung binaannya.

Lamek Dowansiba, dalam kesempatan tersebut terpilih untuk memainkan perannya sebagai seorang polisi berpangkat Brigadir Kepala (Bripka) tersebut. Lamek juga dituntun bisa menampilkan sikap seorang anggota Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas) di pedalaman Papua, yang setia dengan kesabaran dan kesederhanaanya melayani Masyarakat.

Dalam sebuah kesempatan wawancara, selain mengungkapkan kesannya, Lamek Dowansiba mengharapkan, melalui film ‘Sepi Temukan Pagi’ bisa menjadi sarana atau berbagai siasat mendeklarasikan upaya peningkatan minat baca dan literasi di tengah masyarakat tetap berjalan dan dikerjakan bersama – sama.

“Saya secara pribadi ungkapkan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan. Saya sendiri dengan terlibat dalam produksi film ini sebagai bagian dari pegiat literasi, maka saya berharap melalui penanyangan film ini nantinya dapat memberikan sebuah dampak bagi kemajuan pendidikan di tanah Papua,”Ucap Lamek Dowansiba, selasa (7/11/2023).

Pada skenario cerita dalam film ini, Lamek Dowansiba, disebutkan akan beradu peran dengan Bripda E. Marani, yang merupakan Polwan Satker Itwasda Polda Papua Barat.

Sebagaimana bahwa pesan Bhabinkamtibmas dikenal kerap membantu masyarakat dalam mengatasi masalah keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di lingkungannya, dalam film bergenre Drama Komedi tersebut, Lamek Dowansiba akan memainkan perannya sebagai sosok Bripka Sepi, yang dengan pengabdian dan ketulusan sebagai seorang Bhabinkamtibmas di daerah binannya, tetap sabar melayani dengan hati di Wilayah Pedalaman, Papua Barat.

“Pembuatan film ini, saya harap semoga bisa mengedukasi teman – teman, rekan – rekan seprofesi polisi diluar sana yang berada di tempat – tempat tugasnya, walau di pedalaman tetap bersemangat melaksanakan pengabdian. Juga, agar mereka bisa melihat dan membantu peran peningkatan pendidikan yang masih kurang. Sehingga kiranya, bisa berbagi ilmu dan pendidikan ditempat dia bertugas,”Cetus Bripda E. Marani, saat dimintai kesan dan pesannya.

Diketahui akan ada beberapa tokoh anak – anak asal papua lainnya yang juga ikut berperan dalam film layar lebar, ‘Sepi Temukan Pagi’. Beberapa adalah sosok figur komika nasional asal Papua, Yohanes Yewen, dan Klemens Awi (Epen Cupen).

Selain itu, didukung beberapa peran serta perwira dan anggota kepolisian di Jajaran Polda Papua Barat, serta beberapa tokoh lainnya yang digadang – gadang akan terlibat dalam produksi film tersebut.

Kata Sukris Sianturi, selaku sutrada, film ini direncanakan tayang sekira bulan Januari 2024. Biaya produksi film ‘Sepi Temukan Pagi’ disebut menelan biaya produksi sekitar Rp. 2,4 M.[Ian/Red]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *