Kapolres Manokwari Apresiasi Kunjungan Silaturahmi MUI, Tekad Jaga Kamtibmas Manokwari

MANOKWARI, gardapapua.com — Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Papua Barat KH Ahmad Nausrau S.PdI., M.M dan Kapolres Manokwari AKBP Parasian Herman Gultom, sama-sama berkomiten menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di Kota Manokwari.

Hal ini diungkapkan keduanya dalam kunjungan silaturahmi Ketua MUI Papua Barat KH Ahmad Nausrau yang didampingi Ketua Infokom MUI Papua Barat, Kris Tanjung ke ruangan Kapolres AKBP Herman Gultom, Kamis (24/02/2022) siang.

Herman Gultom yang baru saja menjabat Kapolres Manokwari secara khusus menyambut baik dan berterimakasih atas kunjungan silaturahmi Ketua MUI Papua Barat tersebut.

Tak hanya itu, Herman Gultom juga mengapresiasi atas masukan-masukan yang pada intinya demi kamtibmas manokwari tercinta. Untuk itu dia pun berharap dukungan semua elemen tokoh masyarakat dalam bekerja dan mengabdi di wilayah hukum manokwari.

“Saya berterimaksih sekali atas kehadiran (Kunjungan, red) silaturahmi ini. Dan tentunya kami berharap dukungan semua pihak, baik tokoh agama, masyarakat, adat, pemuda dan lainnya untuk kita sama-sama menjaga manokwari yang sejuk, aman dan damai,” ungkap Gultom.

Dalam waktu dekat, kata Gultom, pihaknya juga akan bersilaturahmi ke tokoh-tokoh yang ada di manokwari guna meminta dukungan dalam memelihara kamtibmas manokwari.

Sementara itu, KH Ahmad Nausrau mengawali kunjungannya dengan memperkenalkan diri ke Kapolres kemudian menyampaikan maksud dan tujuan silaturahminya yang semata-mata untuk menjalin sinergitas guna sama-sama menjaga kamtibmas manokwari.

“Pada prinsipnya kehadiran kami untuk menyambung silaturahmi dan sama-sama kita jaga manokwari yang sejuk, aman dan damai,” ucap KH Ahmad Nausrau.

Wakil Ketua I Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Provinsi Papua Barat H. Abdul Fattah yang ikut dalam silaturami tersebut, juga memberikan dukungan kepada Kapolres Manokwari.

“Betapa pentingnya kita menjaga dan membangun silaturahmi, baik dengan tokoh adat, masyarakat, agama maupun pemuda yang ada di manokwari. Karena kita sepakat jaga manokwari yang aman dan damai,” ucapnya. [*/Red]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *