Bangga, Brand Insos Biak Ini Tampil di New York Indonesia Fashion Week 2022

MANOKWARI, gardapapua.com — Salah satu brand (busana) milik insos papua asal biak, tanah papua, dr.Rosaline Irene Rumaseuw, M.Kes., menghadirkan koleksi terbaiknya dalam perhelatan internasional New York Indonesia Fashion Week (NYIFW) tahun 2022, yang berlangsung di Venue 48th Wall Events, New York.

New York Indonesia Fashion Week (NYIFW) adalah moment kegiatan peragaan busana prestisius terbesar di dunia, dan dalam rangka musim gugur 2022. Kegiatan yang berlangsung pada 11–16 Februari 2022, menghadirkan figur mode andalan Amerika, seperti Tom Ford, Coach, Proenza Schouler, Michael Kors, dan Anna Sui, lapor Vogue.

Saat dikonfirmasi gardapapua.com, Minggu (13/2/2022), dr. Rosaline Irene Rumaseuw, M.Kes membenarkan hal tersebut. dengan labelnya dr. RR, pihaknya pada kesempatan itu sebagai salah satu desainer/pemilik brand asal Indonesi turut menampilkan karya terbarunya di ajang New York Indonesia Fashion Week (NYIFW) 2022. Koleksi yang ditampilkan kali ini mengusung fashion Motif Patung Karwar dan Motif piring resa – resa, Gong Putri Mambruk.

Dijelaskan, Patung Karwar adalah salah satu dari aspek budaya orang Biak. Dalam bahasa Biak, karwar berasal dari kata Arwah atau Roh atau Rur, sedangkan patung disebut dengan amfyanir (amfyanir korwar) atau karwar. Karwar memiliki arti penting sebagai simbol penghormatan terhadap leluhur atau kerabat mereka yang telah meninggal. Bagi orang Biak patung karwar diyakini dapat membawa berkah khususnya bagi keluarga. Hal ini karena apabila komunikasi dengan arwah leluhur terjalin dengan baik, maka kehidupan mereka juga akan baik.

Sementara arti dari motif busana piring resa – resa merupakan jenis Keramik Cina yang juga merupakan barang penting yang perlu dijaga dan diwariskan turun temurun di Pulau Biak, Papua. Dimana pada masa lalu, orang Biak dianggap mempunyai prestise, otoritas dan kekuasaan jika mempunyai banyak keramik. Mereka akan mendapat pengakuan, ketenaran dan pengaruh dari keluarga kerabatnya. Mereka juga, disebut mambri (pahlawan) yang berhasil kembali dari sebuah serangan penjarahan dengan membawa barang-barang asing mendapatkan perlakuan khusus yang tidak berwujud ini.

” Saya juga apresiasi model – model kami yang telah tampil pada kesempatan ini, salah satunya Dina Marani Mahasiswi asli papua lulusan Universitas Montana, Amerika, yang telah tampil dengan busan Gong Putri Mambruk. Dan Model Samaria dari New York yang telah menggunakan busana Motif Patung Karwar brand dr. RR pada kesempatan ajang ini,”Ujarnya

Melalui event ini, diketahui, para desainer Indonesia dapat langsung memasarkan koleksi dan produknya di Amerika Serikat. Adapun tema New York Indonesia Fashion Week selalu mengikuti tema New York Fashion Week untuk bulan Februari dan September, yaitu F/W 22 atau Fall Winter 22.

New York Indonesia Fashion Week juga diharapkan dapat membantu perekonomian para desainer dan pelaku UMKM Indonesia dalam memasarkan hasil kreasinya dan juga sebagai jembatan antara desainer Indonesia dengan pembeli internasional yang berada di Amerika khususnya.

“Harapannya kedepan agar memberikan motivasi kepada seniman – seniman di Indonesia secara umum dan Khususnya Tanah Papua untuk lebih berkaya dan lebih hebat dari saya, dalam ajang Busana. Karena lewar kegiatan ini tentu kita dapat menceritakan atau memperkenalkan apa dan siapa itu Papua,”Tukas Rosaline Rumaseuw, Insos Biak asal Tanah Papua ini. [Ian/Red]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *