Razia Satlantas Polres Manokwari, Polisi Temukan Puluhan Pengendara yang Pakai HP saat Berkendara

MANOKWARI, gardapapua.com —- Dalam rangka peningkatan disiplin di kota manokwari, jajaran satlantas polres manokwari kembali melaksanakan kegiatan penindakan pelangaran lalu lintas ‘Operasi Keselamatan 2022’.

Kapolres Manokwari AKBP, Dadang Kurniawan Sinjaya SIK melalui Kasat Lantas Polres Manokwari, Iptu Subhan S Ohoimas saat dikonfirmasi menjelaskan, bahwa upaya kegiatan yang dilakukan adalah sebuah penindakan pelanggaran Lalu Lintas dalam rangka Patroli Rutin (Hunting Sistem) dengan sasaran pada para pengendara roda dua yang saat berkendata melakukan pelanggaran penggunaan helm yang tidak sesuai atau bahkan tidak memakai Helm saat berkendara. Selain itu, pelanggaran penggunaan knalpot racing bagi sepeda motor dan Pelangaran pengguanaan plat nomor dan masa berlaku STNK, serta pelanggaran menggunakan ponsel seluler (Handphone) saat berkendara. Dimana Kegiatan telah dilaksanakan pada senin, (10/1/2022), bertempat di Jl. Trikora Wosi, T.L Haji Bauw, Manokwari.

Pelaksanaan kegiatan ini diturunkan personil sejumlah 13 orang dengan di pimpin KBO lantas polres manokwari IPDA Ismail.

Dalam hasil penindakan ini ditemukan pelanggaran sebanyak 11 pelanggaran yang terdiri dari 7 pelanggaran penggunaan helm, 4 pelanggaran stnk dengan kategori pelanggaran 1 kendaraan asal luar papua barat yang sudah habis masa berlaku STNKnya.

” Namun selain itu, kami juga mendapi dan memberikan sejumlah teguran sebanyak 20 Kali yang di sasar kepada pelanggaran penggunaan hand phone (HP) saat mengemudi dan merokok sambil mengemudikan kendaraan. Padahal sudah jelas, saat berkendara dilarang menggunakan atau memakai (HP),”Tegas Iptu Subhan S Ohoimas.

Dia lalu berharap, dengan memasuki tahun 2022, jajaran sat lantas manokwari akan terus menggiatkan pelaksanaan patroli, sweeping kendaraan dan penindakan terhadap pelanggaran roda empat dari luar papua barat yang telah habis masa berlaku STNK.

Selain itu, tingginya angka kecelakaan di manokwari sehingga dibutuhkan peningkatan disiplin berlalu lintas demi menekan angka kecelakaan lalu lintas. Hal ini dengan membangun disiplin berlalu lintas harus di buat dalam bentuk gerakan bersama dari seluruh lapisan masyarakat drngan cara masing – masing pribadi dapat menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas. [Ian/Red]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *