DaerahGarda KaimanaGarda NusantaraGarda Papua BaratHeadline newsNasionalRegionalUncategorized

Dirjen Perhubungan Udara Kunjungi Kaimana

KAIMANA, gardapapua.com — Mengawali kinerja di Tahun 2022 Direktur Jenderal (Dirjen) Perhubungan Udara, Novie Riyanto, langsung bergerak cepat melakukan kunjungan kerja (Kunker) ke beberapa daerah.

Salah satu daerah yang dikunjungi diawal tahun ini adalah Kabupaten Kaimana, Provinsi Papua Barat, pada Jumat (7/1/2022).

Kesempatan itu, dalam kunjungannya, diterima langsung oleh Bupati Kaimana Freddy Thie didampingi Wakil Bupati Hasbullah Furuada dan Sekda Kaimana Donald Wakum, yang terlihat menjemput langsung Dirjen Perhubungan Udara pada pukul 17.00 wit, waktu setempat.

Setelah tiba di kota kaimana dirjen perhubungan udara langsung melanjutkan perjalanan menuju AEVA Resort milik Bupati Kaimana di kawasan Wisata Teluk Triton.

Dalam kunjungannya dirjen perhubungan udara melakukan peninjauan langsung landasan Pacu Bandar Udara Utarum Kaimana. ini adalah kali kedua Dirjen Perhubungan udara mengunjungi Kabupaten Kaimana.

Dari kunjungan kerja ini juga, Pemerintah Kabupaten Kaimana tentu sangat berharap ada dampak bagi Kabupaten Kamana, terutama dampak positif di sektor transportasi udara sehingga dapat mempermudah akses bagi masyarakat kaimana dan masyarakat luar yang ingin berkunjungan ke kaimana.

Sebelumnya, Bupati Kaimana, Freddy Thie dalam rangka mendukung konektivitas dan aksesibilitas masyarakat dari dan ke Kabupaten Kaimana, belum lama ini telah melaksanakan Nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) antara Pemerintah Kabupaten Kaimana dengan Maskapai Penerbangan Batik Air terkait pembukaan rute penerbangan Makasar-Kaimana.

Bupati kesempatan itu, berharap agar masyarakat Kaimana, Forkopimda, tokoh agama, tokoh adat dan semua pihak yang peduli terhadap kemajuan daerah Kaimana dapat memberikan dukungan moril bagi terlaksananya kerjasama ini.

Sebab tujuan aksesibilitas dibuka dengan harapan agar mobilitas publik dari segala penjuru dunia untuk masuk dan keluar Kaimana perlahan meningkat seiring dengan pertumbuhan ekonomi daerah dan masyarakat. Selain itu, dengan masuknya pesawat berbadan besar ini, Kaimana bisa segera keluar dari keterisoliasian daerah.

Sementara itu juga, sejak tahun 2019 lalu, kementerian perhubungan juga sangat serius ingin mengembangkan dan membenahi kawasan transportasi udara dan laut.

Di Papua Barat, ada 4 Bandara yang akan dibenahi yakni Bandara Waisai Raja Ampat, Teluk Wondama, Fakfak dan Bandara Utarom Kaimana. Untuk pengembangannya, Menhub telah berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Papua Barat.

Perpanjangan runway ini bertujuan agar bandara – bandara tersebut dapat didarati pesawat jet dengan ukuran yang lebih besar, sehingga dapat meningkatkan ekonomi di wilayah Papua Barat. [TIM/RED]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *