Bung ‘LJ’ : “Takut Buat ?? Kader Golkar Ini Militan, 2024 Kami Semakin Siap”

TELUK BINTUNI, gardapapua.com — Ketua DPD I Partai Golkar Papua Barat, Drs. Ec. Lambert Jitmau menegaskan, bahwa dirinya tidak pernah takut sedikitpun terkait dengan tindakan sikapnya untuk maju dalam perhelatan politik dalam bursa pemilihan umum Gubernur di tahun 2024, mendatang.

Demikian dikatakannya, disela kegiatan pelaksanaan Musyawarah Daerah IV, DPD tingkat II Partai Golkar Kabupaten Teluk Bintuni, pada senin (11/10/2021).

Dihadapan para kader Golkar, dirinya menegaskan bahwa perbedaan persepsi di dalam pilihan politik merupakan sebuah hal yang biasa. Sehingga mengimbau kepada para kadernya untuk bersama menyatukan tekad untuk bersinergi membangun dengan lebih baik.

“Takut buat? Tanggalkan perbedaan persepsi. Ade – ade yang teriak – teriak sana – sini. perbedaan persepsi itu biasa dan harus diakui. Namun tanggalkan itu ketika usai Musda. Mari bersama satukan tekad dan tunjukan jati diri. Provinsi Papua Barat ini lahir juga karena ada kader – kader terbaik Golkar. Tapi kami tidak pernah menjadi Gubernur di Provinsi ini. Sehingga sudah saatnya Golkar tampil yang terbaik untuk tanah ini,”Ungkap Drs. Ec. Lambert Jitmau.

Lambert menyebutkan, bahwa dirinya sangat bangga karena Golkar sampai saat ini masih menunjukan jati dirinya di Kabupaten Teluk Bintuni. Meski banyak tantangan, namun akarnya kian kuat, dan ditangan Kader yang sesungguhnya Golkar di Teluk Bintuni akan semakin maju dan berkembang.

Hal ini seperti mengingatkan ketika Golkar mulai bangkit dan berkembang atas buah tangan seorang mantan Bupati Teluk Bintuni dua periode yang juga merupakan kader partai Golkar Teluk Bintuni.

“Kala itu Golkar saat di tangan drg. Alfons Manibuy, DESS sangat berkembang. Ibarat Emas meski dibuang di lumpur sekalipun tidak akan berubah menjadi perunggu. Sebab emas akan tetap menjadi emas. Biar disituasi bagaimanapun dilereng, dibukit dan lembah manapun kedepan kader Golkar harus bisa mampu berpikir indah dan cermat untuk bersama bekerja dan memperlihatkan hasil Suara Golkar, Suara Rakyat, yang lebih berkembang,”Tukasnya. [Ian/Red]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *