Apresiasi Kegiatan PMB Bantu Pembentukan Herd Immunity, Ini Harapan Kadiskes Otto Parorrongan

MANOKWARI, gardapapua.com — Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua Barat, Otto Parorrongan, S.KM, M.Kes, mengapresiasi atas pelaksanaan vaksinasi massal yang digelar oleh Perkumpulan Masyarakat Batak (PMB) Provinsi Papua Barat dan menggandeng sejumlah pihak terkait serta pembagian Bahan Pokok (Bapok) kepada masyarakat, bertempat Aula BPJN XVII Papua Barat, sabtu (25/9/2021).

Kadinkes dalam kesempatan itu berharap agar kegiatan aksi kemanusiaan seperti ini kiranya bisa dilaksanakan motivasi bagi perkumpulan, kerukunan, organisasi masyarakat yang lainnya.

“Saya kira apa yang telah dilaksanakan oleh perkumpulan masyarakat batak (PMB) menjadi spirit dan motivasi bagi perkumpulan, kerukunan, organisasi masyarakat yang lain untuk dapat berpartisipasi mengambil bagian untuk menolong sesama dan membantu program pemerintah untuk mengedukasi masyarakat jangan takut untuk divaksinasi,”Ujar Kadinkes Otto Parorrongan, S.KM, M.Kes, mengharapkan.

Tentunya dengan telah divaksinasi dapat memberikan dampak imunitas tubuh yang semakin meningkat, serta kekebalan kelompok masyarakat (Herd Immunity) semakin lebih baik.

” Ini adalah langkah – langkah menolong sesama, atau praktek kemanusiaan. Terutama dalam situasi pandemi covid-19. Jadi saya menghimbau kepads perkumpulan yang lain supaya turut serta dapat juga mendukung pemerintah daerah dalam hal melaksanakan Vaksinasi Covid-19 kepada sesama masyarakat sekitar,”Paparnya

Adapun sampai dengan Jumat 24 september 2021, Otto Parorrongan, membeberkan bahwa angka cakupan Vaksinasi Covid-19 dalam tabel se papua barat ada di angka 29,6% untuk Dosis 1, dan Dosi 2 ada pada kisaran 17,9%. Sementara cakupan untuk wilayah Kabupaten / Kota, Kabupaten Manokwari telah berada di atas 50%.

“Jadi kita harapkan bukan saja di kabupaten manokwari yang cakupan Vaksinasi Covid-19 diatas 50%. Tetapi juga kabupaten / kota lainnya juga. Sehingga diimbau kepada pemerintah daerah setempat agar dapat menjadi motorik dalam hal penyelenggaraan Vaksinasi Massal kepads masyarakat di daerahnya, dan kalau biss cakupannya bisa menyentuh angka 60 – 70% dari jumlah penduduk atau masyarakatnya. Dimana untuk setiap tempat pelayanan kesehatan juga agar dapat turut serta melaksanakan Vaksinasi Covid-19,”Paparnya. [Ian/Red]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *