Bupati Freddy Thie dan PLN Launching Listrik di Lobo Kaimana

KAIMANA, gardapapua.com  — Bupati Kabupaten Kaimana, Freddy Thie, didampingi manager Unit Layanan Pengadaan (ULP) PLN Kaimana Fino Victor Auparay, Danyon 764 Iamba Baua Kaimana Letkol Infanteri Dwi Dipoyono dan Kepala Distrik Kaimana Sachril Kamakaula, melaunching empat (4) kampung telah teraliri listrik melalui program Papua Terang di Kampung Lobo, Distrik Kaimana, Kamis (19/8).

Launching ditandai dengan menekan saklar listrik, sebagai tanda telah teralirinya listrik pada empat kampung di wilayah Distrik Kaimana, tepatnya di wilayah sekitar kampung Lobo.

Empat kampung yang telah teraliri listrik melalui program Papua terang yakni, kampung Werua, Jarati, Sara atau Faranyau dan kampung Saria.

Jumlah total melalui program Papua terang 16 kampung di Kaimana resmi teraliri listrik. Enam belas kampung tersebut yakni, kampung Wagoha, Ure, Werua, Jarati, Sara, Saria, Esania, Kokoroba, Borogerba, Wainaga, Moyana, Kensi Maskur, Tugumawa, Gusi, Tiwara Weswasa dan Mahua.

Manager Unit Layanan Pengadaan (ULP) PLN Kaimana Fino Victor Auparay, dalam sambutannya mengatakan, program Papua Terang di wilayah Papua dan Papua Barat sebanyak 3000 kampung.

Sementara untuk Papua Barat, khusus wilayah kerja Kaimana ada 84 kampung yang akan teraliri listrik melalui program Papua terang.

“Kami masuk pada tahun 2021 ini, target kami sebagai kado ulang tahun HUT RI dan hari listrik nasional nanti sebanyak 36 kampung. Sebagai kado hari kemerdekaan 16 kampung resmi hari ini teraliri listrik,”Jelasnya

Auparay juga menyebutkan jika pihaknya menyampaikan terima kasih kepada pemerintah daerah Kabupaten Kaimana, serta meminta dukungan agar semua kampung di Kaimana bisa teraliri listrik tepat waktu.

Kepala Distrik Kaimana, Sachril I Kamakaula, dalam sambutannya mengatakan jika masyarakat di kawasan kampung Lobo dan sekitarnya, sangat membutuhkan masukan dari pemerintah daerah Kaimana, untuk pengembangan wilayah Lobo dan sekitarnya kedepan.

Sementara itu Bupati Kaimana, Freddy Thie, dalam sambutannya mengatakan jika persoalan utama di Papua terkait masalah listrik.

Sebagai bagian dari wilayah NKRI wajib bersyukur, karena dari 84 kampung di Kaimana pada tahun 2021 ini 36 kampung telah teraliri listrik.

“Hari ini kita akan launching 16 kampung dari 36 kampung yang ada di Kaimana. Saya setelah pelantikan (Bupati) beberapa waktu lalu, pihak PLN Kaimana telah menemui saya, menyampaikan beberapa hal untuk mendukung program Papua terang, terkait kendala yang dihadapi yakni biaya penyambungan meteran listrik,”Jelas Bupati, Freddy Thie.

Bupati juga menyebutkan, setelah mendengar kendala yang disampaikan oleh pihak PLN terkait dengan belum tersedia biaya pemasangan meteran listrik. Dirinya lantas melakukan koordinasi dengan pihak dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung, Kabupaten Kaimana.

“Lobo ini penerangan sudah ada sejak beberapa tahun sebelumnya. Jadi untuk masyarakat yang berada di kampung Saria, Werua, Jarati dan Sara, kalian sudah tidak gelap lagi. Kita harus bersyukur, apa yang sudah diberikan oleh Negara untuk kita,”Ujarnya

Hadir dalam kegiatan launching tersebut, empat kepala kampung yang telah teraliri listrik, tokoh Agama dan tokoh Adat serta warga masyarakat kampung Lobo. [JO/RED]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *