DAP : Tidak Ada Intervensi, Pansel Bintara OTSUS Silahkan Kerja sesuai Mekanisme

MANOKWARI, gardapapua.com —Masyarakat Adat Papua Wilayah III Doberay/ Papua Barat selain mendukung tetap melakukan fungsi pengawasannya atas nama adat untuk engingatkan kepada Panitia Seleksi Bintara Otsus PTU TA 2021 agar Kerja Sesuai Mekanisme seleksi penerimaan calon Bintara Otsus PTU TA 2021.

“Karena Anak Anak yang sudah tes seleksi Bintara OTSUS ini sudah ikut seleksi Bintara OTSUS selama beberapa bulan ini sudah mengeluarkan banyak Biaya, Waktu, Energi dan Kesempatan untuk mengikuti Proses Seleksi Bintara Otsus PTU TA 2021,”Ungkap Mananwir Paul Finsen Mayor,S.IP, selaku Ketua Dewan Adat Wilayah III Doberay/Papua Barat, (19/7).

Menurutnya, bahwa Dewan Adat Wilayah III Doberay/Papua Barat sebagai Rumah Besar Masyarakat Adat Wilayah III Doberay/ Papua Barat yang melingkupi sebelas Kabupaten kota di Papua Barat ingin memberikan pernyataan bahwa anak – anak papua, yang sudah ikut berproses dari awal sampai akhir hingga tinggal menunggu mendengar hasil untuk tetap bersabar dan berusaha sesuai kemampuannya.

“Jadi kami ingatkan pansel untuk kerja sesuai mekanisme yang berlaku di internal Kepolisian dalam hal perekrutan Bintara. Sehingga Anak Anak kami yang ikut tes dan dianggap baik, maka silakan diakomodir oleh panitia seleksi Penerimaan Bintara Otsus,”Paparnya

“Tidak ada yang mengintervensi kinerja Panitia Seleksi Bintara Otsus tetap semua mengacu kepada Peraturan yang telah ditetapkan di internal Kepolisian. Supaya anak anak yang mengikuti Proses Seleksi Bintara Otsus ini ketika dengar hasil mereka puas dan bangga dengan kinerja Panitia Seleksi Bintara Otsus PTU TA 2021,”Tambah Paul Mayor

Dia juga bangga dengan kinerja Panitia Seleksi Bintara Otsus PTU TA 2021, oleh sebab itu Dewan Adat Wilayah III Doberay/Papua Barat akan selalu mendukung Kinerja Kapolda dan Wakapolda PB berserta Jajarannya di Papua Barat.

“Masyarakat Adat Papua di Papua Barat tidak ada yang akan protes kalau bekerja sesuai mekanisme kerja di internal Kepolisian. Jadi, apabila ada sesuatu yang ingin dikomunikasikan silahkan berkomunikasi dengan Dewan Adat Wilayah III Doberay/Papua Barat agar ada solusi penyelesaian. Kami yakin bila bekerja sesuai mekanisme kerja dan berkomunikasi dengan Pihak Dewan Adat Wilayah III Doberay/Papua Barat sebagai Rumah Besar Masyarakat Adat Papua Wilayah III Doberay/Papua Barat kami yakin tidak akan ada keributan atau protes apapun karena selama ini masyarakat adat Papua tahu bahwa kalau ada sesuatu yang tidak benar mereka akan mengadu ke Dewan Adat Wilayah III Doberay/Papua Barat,”Tukasnya. [Rls/Red]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *