Jalin Silaturahmi, SAR Manokwari Gelar Coffe Break Bersama Wartawan

MANOKWARI, gardapapua.com — Bertempat di Barista Caffe Manokwari, Senin sore (15/3/2021), Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan atau Search and Rescue (SAR) Manokwari Monce Brury didampingi Humas Basarnas Manokwari Muhammad Hairul, menggelar Coffee Break (Rehat Kopi) dan Ramah Tamah bersama wartawan dari media cetak, online dan elektronik yang ada di wilayah Manokwari, Papua Barat.

Kegiatan ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi yang telah terjalin antara jajaran SAR Manokwari, dengan Insan Pers yang ada agar semakin solid.

Dalam pertemuan yang cukup ramah, bersahabat dan santai itu, Monce menyampaikan terimakasih dan apresiasi kepada para Insan Pers yang telah dapat hadir memenuhi undangan ramah tamahnya, dalam rangka sosialisasi kesiapsiagaan pelaksanaan operasi SAR di Bumi Kasuari.

Monce menjelaskan, bahwa tujuan Coffee Break ini adalah dalam rangka meningkatkan hubungan baik dan jalinan silaturahmi dengan Insan Pers, yang juga merupakan mitra Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan, atau yang lebih dikenal Badan SAR Nasional (Basarnas) dalam melaksanakan visi – misi kemanusiaan.

“Coffee Break bersama Insan Pers itu sangat penting, karena Insan Pers juga memiliki peran penting dalam mempublikasikan kinerja Basarnas khususnya di Kantor Pencarian dan Pertolongan Manokwari,”Ujarnya.

Lebih lanjut, Monce, menyampaikan, bahwa saat ini Kantor Pencarian dan Pertolongan Manokwari, masih sangat membutuhkan kelengkapan peralatan dan personel.

“Untuk jumlah personel memang masih kurang. Idealnya, untuk Kantor SAR dibutuhkan 200 orang personel, apalagi wilayah kerja kami membawahi lima kabupaten, yakni Wasior, Bintuni, Pegunungan Arfak (Pegaf), Manokwari Selatan (Mansel) dan Kabupaten Manokwari,”Kata Monce

Sementara, untuk kelengkapan peralatannya sendiri, Kantor SAR Manokwari masih membutuhkan beberapa peralatan pendukung untuk melakukan operasi pencarian dan pertolongan, termasuk kendaraan untuk mengangkut peralatan SAR Darat, Laut dan Udara, serta peralatan utama lainnya.

“Menyiasati kekurangan itu, kami dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Manokwari terus membangun komunikasi dan koordinasi bersama pihak setrategis untuk melakukan operasi SAR,”Terangnya.

Hal itu antara lain meningkatkan juga kolaborasi bersama pihak TNI, Polri, pemerintah daerah setempat, dan warga sipil serta Pers. [*/Red]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *