Oskar Ibori Kecam Para Oknum Mahasiswa Yang Lakukan Aksi Demo ke Kejaksaan, Ini Alasannya

MANOKWARI, gardapapua.com — Oskar Ibori selaku mantan ketua mahasiswa teluk Bintuni kota sorong atau p3mtb kota sorong, akhirnya angkat bicara menanggapi beberapa waktu kemarin oleh sejumlah mahasiswa yang mengatasnamakan aliansi mahasiswa teluk bintuni saat mendadak melakukan aksi demo terkait akan mempertanyakan perkembangan dugaan kasus korupsi pembangunan asrama mahasiswa teluk bintuni di kantor kejari sorong.

Oskar mengklaim, bahwa aksi demo yang dilakukan hanya mengatasnamakan mahasiswa teluk bintuni kota studi sorong. Dan dalam pelaksanaannya sesuai informasi dihimpun, kenyataannya hanyalah diduga berisikan atau ditunggangi muatan tertentu, untuk menjatuhkan salah satu oknum kandidat calon bupati teluk bintuni yakni Yohanis Manibuy, yang juga merupakan seorang tokoh muda intelektual politik teluk bintuni, dan dikenal bersahaja dikalangan milenial sisar matiti.

“Demo terkait asrama teluk Bintuni itu bukan mengatasnamakan mahasiswa teluk Bintuni kota sorong, namun itu adalah mahasiswa moi atas nama Ayub pa, kami selaku mahasiswa teluk Bintuni tidak mengetahui adanya aksi ini. demo ini sangat jelas adalah sebuah tuduhan sepihak, atas tuduhan yonanis Manibuy selaku tersangka, yang isunya selalu digiring berulang – ulang kali. Jadi kami nilai itu hanya mahasiswa yang mencari nafkah sendiri dalam politik pemilukada teluk Bintuni, yang mana mereka mau menjatuhkan kandidat Ali Ibrahim Bauw dan Yohanis Manibuy,”Tegas Oskar Ibori.

Terkait akan itu, Oskar juga meminya kepada kepala kejaksaan negeri sorong dan kejaksaan tinggi papua barat, agar bertindak cermat dalam melaksanakan tugasnya menegakan keadilan bukan dengan berlandaskan dorongan motivasi lain.

Karena sejauh ini, terkait akan pembangunan gedung asrama mahasiswa sorong semenjak dijadikan bahan politik yang digulirkan saat moementum pilkada, tentu sangat dinilai sebagai sesuatu hal yang dimanfaatkan oknum tertentu, hingga berujung mahasiswa/i teluk bintuni di kota studi sorong yang selalu disoroti dan menjadi korban.

“Kepala pihak Kejari kota sorong untuk menanggapi hal ini dengan seksama. Tentu wajib melihat keabsahan bukti pengurus ikatan mahasiswa teluk Bintuni yang demo kemarin mengatasnamakan aliansi mahasiswa teluk Bintuni itu, apakah mereka benar-benar mahasiswa teluk Bintuni yang menjalankan perkuliahan di kota sorong sehingga mereka terganggu atas pembangunan asrama teluk Bintuni itu,”Cetusnya

“Z atas nama mantan ketua mahasiswa teluk Bintuni kota sorong atau p3mtb kota sorong, juga minta kepada ketua GMNI kota sorong agar melihat kader – kadernya dalam bertindak sesuatu yang di luar dri wilayah administrasi mereka,”Pintanya [Rls/Red]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *