Frans Amerbay : Pemadaman Listrik Dikaimana Perlu Disikapi Serius

KAIMANA, gardapapua.com — Setelah mendengar dari pihak PLN ranting Kaimana dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) di ruang sidang dewan DPRD kaimana, pada rabu (26/8) kemarin, soal pemadaman bergiliran yang dilakukan oleh ULP PT PLN Kaimana, dimana adanya 6 mesin pembangkit arus Listrik, 5 unit mesin milik PLN dan 1 lainnya mesin sewaan PLN, dan dipastikan akan normal pada Bulan Oktober paling lambat pada Bulan Oktober 2020 ini, membuat Frans Amerbay angkat bicara.

Menurut Anggota DPRD dari Fraksi Partai Golkar, Frans Amerbay,SE, hal itu perlu disikapi dan diambil langkah serius oleh DPRD, karena DPRD adalah wakil rakyat dan perlu melihat apa yang menjadi keluhan rakyat.

” Dari penyampaian bahwa ada kerusakan beberapa unit mesin PLN, dan akhir Oktober 2020 baru bisa normal, artinya waktunya cukup panjang, oleh karena itu, sebaiknya DPRD harus mengambil Langkah ketingkatan yang lebih tinggi artinya DPRD harus mengirim surat,”Ujar Frans Amerbay, dalam RDP yang berlangsung di ruang sidang DPRD pada Rabu(26/8).

Untuk itu, diharapkan kepada pihak ULP PT PLN Kaimana, dapat menyampaikan kepada DPRD soal pemadaman bergilir yang dilakukan dan jumlah kerusakan mesin,” RDP adalah untuk sama sama mencari solusi agar pemadaman ini bisa diobati, oleh sebabnya langkah ini penting supaya mendapat perhatian serius oleh Pihak PLN kantor pusat,”Cetusnya

Sementara hambatan pohon berada dibawah jaringan luar yang susah dilakukan pembersihan oleh pihak PLN, karena harus menganti rugi dan masyarakat tidak mengijikan.

Senada kata anggota DPRD dari Fraksi PDI Perjuangan, Herry Meturan, bahwa menyikapi persoalan tersebut berharap hal ini akan juga menjadi perhatian serius DPRD untuk membangun koordinasi dengan pemda setempat.

“Kami harapkan PLN bisa memberikan secara tertulis lokasi mana yang susah dibersihkan pohon karena masyarakat tidak mengijinkan dan harus dibayar smentara PLN sendiri tidak dialokasikan anggaran itu, supaya kami akan koordinasikan sengan pemda supaya bisa ditangani,”Saran Meturan.

Sementara Arsyad Laway perwakilan Partai Persatuan Pembanggunan DPRD Kaimana meminta kepada pihak PLN terkait dengan pemadaman harus secara menyeluruh kepada semua pelangan PLN.

” Untuk pemadaman yang akab dilakukan oleh pihak PLN, saya berharap tidak hanya mengimformasikan kepada beberapa pelangan PLN yang dayanya besar, tetapi hak ini perlu diinformasikan kepada semua warga pelanggan PLN, dan penyampaian apa yang menyebabkan terjadinya pemadaman itu juga harus secara baik supaya semua bisa mengetetahui,” Harap Laway. [JO/RED]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *