645 Orang Berlayar Gunakan KM. Ngapulu

KAIMANA, gardapapua.com — Sejak mulai terbukanya akses transportasi di pelabuhan Kaimana, terpantau lagi sebanyak 645 orang calon penumpang KM. Ngapulu telah diberangkatkan PT PELNI Cabang Kaimana menuju pelabuhan Dobo, Tual, Banda, Ambon, Bau-Bau, Makasar, Surabaya dan Tanjung Priok.

Begitu pula sebaliknya yang masuk dan di turunkan dari kapal KM. Ngapulu yang dijinkan sandar oleh pemda setempat (Kaimana) atau datang dari luar kabupaten kaimana, yakni 363 orang, yang adalah warga yang tidak sempat balik akibat terlockdown akibat wabahnya Covid 19 yang melanda tanah air.

Demikian pernyataan ini disampaikan oleh kepala Cabang PT Pelni Kaimana, Budi Wibowo kepada pekerja Pers, melalui pesan singkat Whatsappnya, Rabu (26/8).

Lebih lanjut budi menjelaskan, bahwa untuk penumpang balik dari pelabuhan Fak-Fak ada sebanyak 53 orang.

“Tentu mereka ini semua punya surat rekomendasi Covid 19 dari pelabuhan asal, karena syarat kita menjual dan memberikan pelayanan penjualan tiket penumpang harus menunjukan rekomendasi dari Gugus tugas Covid 19 dari kota asal baik penumpang masuk maupun yang mau keluar,”Jelasnya.

Sementara berkaitan dengan penumpang lanjutan yang menumpangi KM Ngapulu, kata Budi, ada sebanyak 330 jiwa.

” Yang lanjut tidak turun di kaimana dari fak-fak itu ada 330 jiwa, yang kaimana sendiri 645 jiwa, “Sebutnya

Dan untuk sementara dalam pelayaran bersama kapal penumpang yang dioprasikan PT PELNI, tambah Budi, pada prinsipnya wajib mengedepankan protokol kesehatan.

“Pada dasarnya pemerintah belum mengumumkan berakhirnya COVID 19, dalam pelayanan kepada masyrakat baik di darat maupun di laut. Sehingga harap kami, masyarakat wajib dan taat terhadap protokol kesehatan dan kepada agent Pelni juga tetap menjadi perhatian penjualan tiket kepada Calon penumpang,”Tandasnya. [JO/RED]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *