Tindaklanjut Laporan Warga, DPRD RDP Dengan PLN

KAIMANA, gardapapua.com — Ketua dan sejumlah anggota DPRD kabupaten kaimana, rabu (26/8) kemarin melakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP) mengundang Pihak Unit Pelayanan PT PLN Kaimana.

Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang berlangsung kurang lebih 3 jam itu, berjalan aman dan lancar dengan cercaan bertubi tubi pertanyaan dilontarkan oleh Anggota DPRD yang hadir pada kesempatan tersebut, kepada pihak PLN.

Ketua DPRD Irsan Lie saat membuka kegiatan RDP dimaksud mengatakan bahwa, kegiatan tersebut menindaklanjuti sejumlah keluhan masyarakat yang merasa terganggu dengan adanya pemadaman bergilir menurut warga sangat mengganggu keamanan.

“Sebagaimana surat dengan nomor 106/DIS.00.04/180503 perihal Informasi pemadaman bergilir bahkan juga sering pemadaman secara tiba – tiba dan pemadaman listrik yang terjadi berungkali dalam artian padam dan menyala yang kemudian terjadi pemadaman lagi, telah menimbulkan keluhan dan keresahan dikalangan masyarakat kaimana serta juga pemadaman ini mengakibatkan terganggunya aktivitas warga serta menimbulkan kerusakan alat alat rumah tangga yang menggunakan arus listrik dan juga mengalami kerugian pengusaha kecil dan menengah, oleh karenanya tujuan RDP ini untuk secara bersama kita mendengar dan mencarikan solusi agar bersama mencari jalan keluarnya,” Ujar ketua DPRD Irsan Lie, selaku pimpinan rapat pada kesempatan dimaksud.

Ditempat yang sama Manager Unit Pelaksana PT PLN kaimana, Muhamad Puarada, mengakui adanya pemadaman bergiliran yang telah dilakukan.
Namun penyebab dilakukan pemadaman bergiliran tersebut karena adanya kerusakan 6 unit mesin pembangkit arus listrik masing masing 5 Unit Milik PT PLN dan 1 mesin sewaan milik PT Agrego.

“Akibat 5 unit mesin pembangkit aruslistrik PLN rusak dan 1 mesin sewa juga ikutan rusak mengakibatkan terjadinya devisit daya 500 KW, yang mana beban puncak pada malam hari itu mencapi 4.050 KW, sementara total daya mampu kita dari 8 unit mesin, masing masing 5 unit mesin milik PLN dan 3 unit mesin adalah 3.550 KW,”Terangnya

Sementara beban puncak pada siang hari dari daya mampu mesin PLN adalah 3.000 KW.

“Kita lagi upayakan untuk melakukan perbaikian sistim seperti melakukan penebangan pohon, pemasangan selang wespek, pemasngan tekep pada jaringan yang belum terbungkus dan memaaang grounding pada jaringan 20 KV,”Jelasnya

“Penyebab pemadaman juga seperti adanya ganguan luar seperti ular, kelelawar, kodok yang bergantung pada jaringan dan ganguan lain adalah ganguan material, petir, sentuhan layang layang, pohon dan ganguan pemeliharaan,” Tutupnya. [JO/RED]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *